MPR RI Buka Lomba Baris Berbaris di Kalimantan Tengah

Share

Inspektur Sekretariat Jenderal MPR RI Anies Mayangsari Muninggar membuka Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2026 di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Sabtu (6/6/2026).

Ajang yang diikuti oleh 10 sekolah menengah atas sederajat ini digelar atas kerja sama MPR RI, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), dan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Para peserta menampilkan keterampilan serta kedisiplinan di hadapan tim juri dari unsur kepolisian, TNI, dan PPI, di mana pemenang pertama akan mewakili Provinsi Kalteng ke tingkat nasional di Jakarta saat Hari Konstitusi.

Saat membuka acara, Anies Mayangsari Muninggar menegaskan bahwa kompetisi ini menjadi sarana penting dalam membentuk karakter positif dan menanamkan nilai kebangsaan bagi generasi muda di Kalimantan Tengah.

"Setiap langkah tegap, setiap komando yang tegas, dan setiap kibaran Merah Putih yang gagah mencerminkan semangat Isen Mulang – semboyan luhur masyarakat Dayak Ngaju yang berarti pantang menyerah dan maju terus," kata Anies dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/6/2026).

Anies menjelaskan bahwa daya juang tersebut sejalan dengan nilai gotong royong, persatuan suku, hingga kearifan lokal Kalimantan Tengah dalam menjaga keselarasan lingkungan.

"Nilai-nilai lokal ini semakin memperkuat dan dipertegas oleh Empat Pilar MPR RI (Pancasila sebagai ideologi negara; Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi; Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara yang final; dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu)," jelasnya.

Menurut Anies, kegiatan baris-berbaris dan pengibaran bendera menjadi implementasi nyata dari sikap disiplin serta persatuan yang selaras dengan adat masyarakat setempat.

"Di wilayah Kalimantan, kegiatan-kegiatan seperti lomba baris-berbaris, festival budaya Isen Mulang, dan sosialisasi Empat Pilar menjadi instrumen yang sangat efektif untuk menginternalisasi nilai-nilai tersebut pada generasi muda," tuturnya.

Penerapan nilai-nilai kebangsaan tersebut dinilai menjadi instrumen strategis yang dikemas melalui aktivitas fisik yang menarik bagi para pemuda.

"Melalui aktivitas yang penuh semangat, disiplin, dan kekompakan, kita tidak hanya melatih fisik, tetapi juga menanamkan karakter kebangsaan yang berakar pada kearifan lokal Kalimantan Tengah. Melalui kegiatan yang menyenangkan ini, nilai-nilai kebangsaan dapat lebih mudah dihayati dan diamalkan oleh generasi muda," katanya.

Ia juga menambahkan bahwa esensi kompetisi ini terletak pada komitmen para peserta untuk menjaga persaudaraan dan keutuhan bangsa di tengah perbedaan.

"Kemenangan sejati adalah ketika kalian membawa pulang semangat Isen Mulang, jiwa gotong royong, dan komitmen kuat terhadap Empat Pilar MPR RI. Jadilah generasi muda Kalimantan Tengah yang pantang menyerah menjaga persatuan bangsa, menjaga NKRI, dan membawa Bumi Tambun Bungai dan Bumi Pancasila ini semakin maju," tuturnya.

Apresiasi atas terselenggaranya acara ini turut disampaikan oleh Pjs Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Kalteng dr. Linae Victoria Aden melalui sambutan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur bidang pemerintahan, hukum, dan politik, Darliansjah.

"Ada empat nilai penting yang perlu ditanamkan kepada anak-anakku sekalian. Pertama, attitude yaitu rasa hormat, kekompakan, dan kemampuan bekerja dalam satu tim. Kedua, mindset, yaitu semangat pantang menyerah, kemauan untuk belajar, dan untuk terus berkembang sebagai landasan dalam meraih prestasi," tuturnya.

Pihak Pemprov Kalteng menjabarkan karakteristik penting lainnya yang mencakup aspek tanggung jawab serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

"Ketiga, karakter, yaitu tanggung jawab, integritas, kepercayaan diri yang perlu dibangun sejak dini. Keempat, disiplin yaitu ketaatan terhadap aturan, ketepatan waktu, dan kesiapan dalam menjalankan tugas, sebagai kunci keberhasilan setiap kehidupan," imbuhnya.

Empat poin utama tersebut diharapkan mampu memupuk rasa nasionalisme sekaligus mendorong para siswa untuk menampilkan performa terbaik mereka.

"Jadikan ajang ini sebagai kompetisi yang mendorong anak-anakku sekalian untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan serta menunjukkan kerja keras dan dedikasi," pungkasnya.

Sepuluh sekolah yang bersaing dalam ajang ini meliputi SMAN 1 Pangkalan Bun, SMAN 3 Pangkalan Bun, SMKN 2 Sampit, SMAN 2 Sampit, SMAN 1 Kapuas, SMAN 4 Palangka Raya, SMAN 5 Pangkalan Raya, SMKN 4 Palangkaraya, SMKN 2 Palangka Raya, dan SMK Karsa Mulya Palangka Raya.

Agenda pembukaan ini juga dihadiri oleh perwakilan Kapolda Kalteng, perwakilan Kodam XXII/Tambun Bungai, unsur Forkompinda Pemprov Kalteng, Kesbangpol, Kepala Biro Administrasi Pimpinan, serta jajaran pengurus PPI Kalteng.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author