Karim Benzema Kritik Kerja Sama Tim Real Madrid yang Memburuk
Tekanan besar melanda Real Madrid menjelang akhir musim akibat menipisnya peluang untuk mengamankan trofi utama. Kondisi pelik ini mengundang perhatian dari mantan penyerang andalan Los Blancos, Karim Benzema.
Seperti dikutip dari Bola, legenda klub tersebut menyoroti problem mendasar dalam pola permainan skuad Madrid saat ini. Menurut pandangannya, minimnya kolaborasi antar-pemain menjadi kendala utama yang merusak performa tim sepanjang musim.
Kemunduran ini dinilai sangat bertolak belakang dengan standar tinggi yang selama ini melekat pada Real Madrid. Situasi yang kian memanas ini juga membuat posisi sang pelatih, Alvaro Arbeloa, mulai ramai diperbincangkan.
Atmosfer di dalam internal tim dikabarkan semakin tidak kondusif. Hal tersebut terjadi setelah Real Madrid dipastikan tersingkir dari kompetisi Liga Champions dan tertinggal jauh dalam perburuan takhta LaLiga.
Dalam analisisnya, Benzema membandingkan situasi Real Madrid dengan Paris Saint-Germain (PSG) yang dianggapnya jauh lebih solid. Ia melihat ada perbedaan yang mencolok dari kedua kubu dalam menerapkan strategi di lapangan.
“Di PSG, hal yang hebat adalah ketika pemain inti bermain, tim tetap berjalan dengan baik. Lalu pelatih melakukan pergantian pada menit ke-60 atau 70, dan pemain yang masuk justru memberi kontribusi lebih besar,” ujar Benzema.
“Semua pemain tahu apa yang harus dilakukan dan kontribusi apa yang harus diberikan. Pemain inti tahu, pemain pengganti juga tahu. Dan yang di bangku cadangan tidak marah,” lanjutnya.
Benzema menambahkan bahwa problem di Madrid terasa lebih pelik karena para pemain belum mampu tampil sebagai satu kesatuan yang utuh. Ia menilai kekuatan PSG terletak pada kerja kolektif, bukan sekadar bertumpu pada ketenaran individu.
“Di Madrid lebih rumit karena mereka tidak bermain terlalu sebagai tim. PSG bukan tim yang hanya berisi bintang, kecuali Ousmane Dembele. Tetapi mereka menekan, bertahan, menyerang, dan berlari,” ucapnya.
Belajar Banyak dari Era Cristiano Ronaldo
Benzema sendiri memiliki rekam jejak yang panjang di Real Madrid dengan dikelilingi deretan pemain kelas dunia. Ia pernah menjadi pilar penting di sektor serang bersama Cristiano Ronaldo selama bertahun-tahun.
Pengalaman tersebut membuatnya sangat memahami arti penting dari pembagian peran yang seimbang di dalam lapangan. Meski bertindak sebagai pelayan bagi Ronaldo, Benzema mengaku memperoleh banyak pelajaran berharga.
“Bermain bersama Cristiano itu sangat bagus. Saya belajar banyak darinya, pergerakan di kotak penalti, pressing. Dia bisa mencetak 50 gol setiap musim,” kata Benzema.
“Meskipun saya bermain untuknya, saya tetap belajar banyak,” lanjutnya.