Auto2000 Ekspansi ke Luar Jawa Respons Dinamika Pasar Otomotif

Share

Jaringan dealer Auto2000 melakukan ekspansi operasional ke wilayah luar Pulau Jawa guna mengantisipasi pergeseran lokasi konsumen dan memanfaatkan potensi pasar otomotif nasional yang dinilai masih besar. Langkah strategis ini diambil di tengah fenomena penutupan sejumlah dealer mobil Jepang yang beralih menjadi dealer mobil China di Indonesia sejak setahun terakhir.

Penutupan sejumlah jaringan penjualan merek Jepang tersebut terjadi pada dealer Honda di area Jakarta dan sekitarnya serta disusul oleh Daihatsu melalui Asco Automotive dalam beberapa bulan terakhir, sebagaimana dilansir dari Detik Oto. Menanggapi fenomena peralihan wajah dealer tersebut, pihak manajemen Auto2000 menegaskan fokus perusahaan pada potensi jangka panjang.

"Mungkin saya nggak bisa komen ya untuk merek atau dealer lain (yang tutup). Tapi kalau Auto2000 kita melihat, secara long term Indonesia tetap punya potensi market yang besar ya," ujar Anton Jimmy Suwandi, Chief Executive Officer (CEO) Auto2000 saat ditemui di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.

Ekspansi ke wilayah baru diprioritaskan karena penjamuran dealer saat ini masih berpusat di kota-kota besar Pulau Jawa, sementara volume permintaan pasar cenderung stagnan. Wilayah Sumatera dan Kalimantan menjadi target perluasan jaringan karena memiliki potensi pertumbuhan yang dinilai cukup baik.

"Auto2000 banyak bekerja di wilayah Jawa, tapi kita juga juga melihat di Sumatera, lalu misalnya Kalimantan, potensi-potensi yang sebenarnya cukup baik. Karena memang selama ini kebanyakan kan posisi dari cabang itu banyak fokus ke kota-kota besar," tutur Anton Jimmy Suwandi, Chief Executive Officer (CEO) Auto2000.

Pihak manajemen menambahkan bahwa pergeseran juga terjadi pada pusat-pusat perdagangan yang kini mulai bergerak ke daerah pinggiran, seperti kawasan perumahan baru. Evaluasi berkala terus dilakukan perusahaan untuk menyesuaikan operasional dengan perpindahan lokasi konsumen tersebut.

"Atau pusat-pusat perdagangan yang ternyata sekarang juga bergeser. Bergeser ke pinggiran, misalnya kan perumahan-perumahan aja udah bergeser ke pinggiran. Kita review," tambah Anton Jimmy Suwandi, Chief Executive Officer (CEO) Auto2000.

Melalui strategi jemput bola ini, perusahaan berupaya tetap relevan dengan dinamika pasar Indonesia. Pengembangan bisnis juga tidak lagi bertumpu hanya pada sektor penjualan unit kendaraan baru semata.

"Di mana customer berada, market akan bergerak ke mana, kita akan ikutin terus. Dan saya rasa ini strategi yang baik. Kedua, kita banyak melihat market otomotif sekali lagi hanya dari penjualan mobil," ungkap Anton Jimmy Suwandi, Chief Executive Officer (CEO) Auto2000.

Potensi pendapatan dari sektor perawatan kendaraan kini menjadi pilar penting seiring dengan meningkatnya masa pakai mobil oleh konsumen. Durasi penggantian kepemilikan mobil di masyarakat tercatat mengalami pemanjangan periode.

"Tapi sebenarnya banyak juga dari kebutuhan service. Karena dulu kalau orang ganti mobil mungkin 3-4 tahun. Sekarang bergeser 4-5 tahun, ada yang 6-7 tahun. Nah ini kan butuh service," kata Anton Jimmy Suwandi, Chief Executive Officer (CEO) Auto2000.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author