Timnas Indonesia Tantang Oman demi Dongkrak Peringkat FIFA

Share

Tim nasional sepak bola Indonesia bersiap menghadapi tantangan besar dari Oman dalam pertandingan uji coba internasional FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (5/6/2026) pukul 20.00 WIB.

Pertandingan ini menjadi momentum krusial bagi anak asuh John Herdman untuk mendongkrak posisi mereka yang saat ini berada di peringkat ke-122 FIFA, jauh di bawah Oman yang menempati urutan ke-79 dunia.

Laga ini akan disiarkan secara langsung melalui stasiun televisi Indosiar dan SCTV, serta dapat diakses via layanan live streaming berbayar di platform Vidio.

Berdasarkan catatan statistik yang dilansir idntimes.com, Oman mendominasi dengan tiga kemenangan dari lima pertemuan terakhir, termasuk keunggulan 3-1 pada laga persahabatan Mei 2021.

Pelatih John Herdman telah memanggil 23 pemain terbaik, termasuk Emil Audero, Kevin Diks, dan Ole Romeny, meski kapten Jay Idzes dipastikan absen karena mengalami cedera.

Mantan pelatih Kanada tersebut menegaskan bahwa fokus utama skuadnya saat ini adalah membuktikan kapasitas tim di level Asia.

"Ya, saya pikir ketika Anda berbicara tentang apa yang akan dilakukan secara berbeda atau spesial, hal pertama adalah menerima tanggung jawab untuk menulis ulang sejarah," kata Herdman.

Pelatih berusia 50 tahun itu menambahkan bahwa para pemainnya merespons tantangan ini dengan sangat positif.

"Saya pikir itu adalah sesuatu yang akan dihadapi kelompok pria ini dan mereka mengambil tanggung jawab untuk itu. Saya pikir itu bagian penting untuk meningkatkan tantangan," sebutnya.

Herdman memandang laga di Jakarta ini memiliki gengsi yang jauh lebih tinggi daripada sekadar pertandingan persahabatan biasa.

"Ini bukan sekadar pertandingan persahabatan, ini adalah kesempatan untuk menetapkan diri kami sebagai pesaing di AFC," ujar pelatih asal Inggris tersebut.

Di sisi lain, juru taktik Garuda ini memanfaatkan waktu persiapan yang singkat untuk mengevaluasi performa tim dari ajang FIFA Series Maret lalu.

"Kami kembali menyatukan kelompok hanya dalam empat atau lima hari, ini adalah tentang menyegarkan hal-hal baik yang kita lihat saat melawan Bulgaria dan Saint. Kitts. Menyegarkan itu, tapi melihat area pertumbuhan," paparnya.

Evaluasi mendalam dilakukan karena catatan ofensif Indonesia dinilai masih kurang tajam saat menghadapi lawan sebelumnya.

"Area pertumbuhan itu sangat jelas, kami tidak memiliki cukup tembakan tepat sasaran mengingat seberapa besar kontrol yang kami miliki," urai Herdman.

Herdman juga menggarisbawahi lemahnya tusukan serta minimnya jumlah pemain yang berada di area penalti lawan.

"Kami tidak memiliki cukup orang di dalam kotak penalti, tidak cukup penetrasi di sepertiga akhir lapangan, dan sebagainya," tutur Herdman.

Demi mematangkan taktik, Herdman sampai menunjukkan rekaman video taktis dari mantan tim asuhannya terdahulu kepada para penggawa Garuda.

"Saya menunjukkan kepada mereka beberapa klip Kanada vs Qatar dan bagaimana tim itu bergerak, itu butuh empat tahun untuk membawa mereka ke titik itu," sebutnya.

Meski proses pembentukan tim membutuhkan waktu, pelatih berkebangsaan Inggris tersebut optimistis dengan kualitas para pemain Indonesia saat ini.

"Jadi ini akan butuh waktu, tapi dengan kualitas yang kami miliki di sini, saya percaya pada mereka dan saya pikir mereka bisa mengambil langkah besar melawan tim yang tangguh nanti," ucapnya.

Setelah menyelesaikan pertandingan melawan Oman, Timnas Indonesia dijadwalkan akan melanjutkan laga FIFA Matchday berikutnya melawan Mozambik pada Selasa (9/6/2026) di lokasi yang sama.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author