Hindari 10 Hal Ini Saat Merawat Bayi Berusia 2 Bulan demi Keselamatan

Share

Bayi yang menginjak usia dua bulan mulai menunjukkan berbagai perkembangan seperti mengenali ibu, tersenyum sengaja, hingga menggerakkan anggota tubuh dengan lebih aktif.

Dilansir dari HaiBunda, fisik bayi pada usia ini juga semakin kuat dalam meregangkan tubuh, menendang, serta mengangkat kepala saat posisi tengkurap.

Meski kemampuannya terus meningkat, pengawasan ketat tetap diperlukan karena kondisi fisik mereka masih sangat rentan terhadap bahaya di lingkungan sekitar.

Orang tua dilarang membiarkan bayi memegang botol susunya sendiri untuk mencegah risiko tersedak tanpa suara, pneumonia aspirasi, atau mati lemas akibat penyangga botol.

Posisi menggendong bayi yang disarankan saat menyusu adalah tegak atau setengah tegak guna mengontrol kelancaran aliran air susu.

Benda-benda berukuran kecil seperti kancing, koin, baterai kancing perak, hingga mainan anak besar harus dijauhkan karena berisiko tertelan dan memicu luka bakar internal.

Mainan bermagnet juga sangat berbahaya jika tertelan karena komponennya dapat saling menempel di dalam saluran usus anak.

Tindakan mengguncang tubuh bayi sangat dilarang karena berpotensi merusak organ otak, memicu lumpuh otak, hingga menyebabkan kematian.

Penggunaan bantal, selimut tebal, bumper, maupun mainan lunak di tempat tidur bayi di bawah satu tahun juga harus dihindari untuk mencegah risiko mati lemas.

Posisi tidur bayi yang aman adalah telentang dengan kaki menyentuh bagian bawah ranjang, serta selimut yang diselipkan di bawah lengan dan dada.

Orang tua tidak boleh tidur bersama bayi di sofa karena rawan menyebabkan anak terjatuh atau mengalami sesak napas akibat tertindih.

Meja ganti popok menjadi area yang rawan, sehingga bayi tidak boleh ditinggalkan sendirian tanpa adanya pengawasan orang dewasa.

Kantong plastik dan kantong popok wajib dijauhkan dari jangkauan anak agar tidak menutupi area hidung serta mulut mereka.

Penggunaan kursi keselamatan mobil atau car seat yang menghadap ke belakang wajib dipasang di kursi belakang hingga anak menginjak usia dua tahun.

Paparan asap tembakau dan rokok elektrik di sekitar bayi harus dihindari karena memicu infeksi telinga, asma, pneumonia, serta Sindrom Kematian Bayi Mendadak.

Membawa barang, makanan, atau minuman panas saat sedang menggendong bayi sangat dilarang karena berisiko menimbulkan luka bakar pada kulit anak.

Bayi juga tidak boleh ditinggalkan di dalam bak mandi tanpa pengawasan meski hanya sedetik, karena air setinggi 5 cm sudah bisa menenggelamkan mereka.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author