Istana Bantah Isu Reshuffle Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membantah keras rumor mengenai mundurnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dari Kabinet Merah Putih di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 4 Juni 2026.
Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah saat ini sama sekali tidak memiliki rencana untuk mengganti posisi Purbaya maupun melakukan perombakan kabinet dalam waktu dekat.
Menurut politisi Partai Gerindra tersebut, Indonesia sekarang justru membutuhkan koordinasi yang sangat intensif antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
"I think it was conveyed by him yesterday evening. There is no plan to replace him," kata Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara.
Prasetyo juga menambahkan penjelasan mengenai kepastian rencana perombakan susunan menteri di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto saat ini.
"There is no plan for that, not yet," ujar Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara.
Kabar burung mengenai kepergian Purbaya dari jabatannya sebagai menteri keuangan sempat beredar luas di media sosial di tengah kondisi melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Dilansir dari Tempo.co, nilai mata uang rupiah sempat menembus level Rp18.000 per dolar AS untuk pertama kalinya dalam sejarah pada Kamis pagi.
Purbaya Yudhi Sadewa sendiri mengakui bahwa pelemahan mata uang ini akan memperbesar beban utang pemerintah, namun kupon obligasi negara atau imbal hasil suku bunga tetap dipastikan konstan.
"This is still within our previous calculations," kata Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.
Kementerian Keuangan menyatakan telah menjalankan simulasi darurat jika harga minyak mentah naik, mengingat asumsi makro nilai tukar dalam APBN 2026 dipatok sebesar Rp16,500 per dolar AS.
Purbaya menolak membeberkan angka pasti nilai tukar rupiah yang digunakan dalam simulasi tersebut untuk menghindari spekulasi pasar yang bisa memperburuk situasi keuangan.
"The adjustment is quite high, but I won't mention it, as [speculating] could trigger further significant weakening of the rupiah. Fundamentally, however, the value of the rupiah sits below this current level, stronger than it is today," kata Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.
Di sisi lain, dilansir dari GuruFocus, Purbaya Yudhi Sadewa pada Jumat, 5 Juni 2026, kembali menegaskan keyakinannya bahwa stabilitas ekonomi Indonesia tetap kuat dan tumbuh kokoh di tengah kekhawatiran penurunan pasar.
Meski sempat terjadi aliran modal keluar dari pasar saham pada kuartal kedua, arus modal bersih secara keseluruhan dilaporkan tetap positif sehingga kepercayaan investor dinilai masih terjaga dengan baik.