Andre Rosiade Resmikan Area Parkir Truk Bypass Pelabuhan Teluk Bayur
Fasilitas Area Parkir Truk Bypass Pelabuhan Teluk Bayur resmi dibuka untuk mengatasi kepadatan lalu lintas dan menertibkan armada angkutan barang. Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran aktivitas logistik yang mengarah ke pelabuhan tersebut.
Kawasan operasional ini dikelola melalui kemitraan terpadu dan mengusung slogan 'Parkir Aman, Perjalanan Nyaman, Bisnis Lancar'. Dikutip dari Detikcom, tempat tersebut dilengkapi dengan pengawasan keamanan 24 jam, metode pembayaran nontunai, serta tata letak yang lebih teratur bagi armada angkutan di jalur logistik Kota Padang.
Apresiasi diberikan terhadap optimalisasi lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi fasilitas yang bernilai ekonomis bagi masyarakat sekaligus pemerintah daerah.
"Kami mengapresiasi langkah yang dilakukan Pelindo memanfaatkan aset yang kurang optimal menjadi lebih produktif. Selain menambah pemasukan bagi Pelindo, fasilitas ini juga berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Padang dan membantu mengurai kemacetan di kawasan bypass," kata Andre dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6/2026).
Para pelaku usaha transportasi dan pengemudi diharapkan segera beralih menggunakan fasilitas resmi ini. Langkah tersebut penting agar tidak ada lagi armada yang berhenti di badan atau bahu jalan, yang selama ini memicu kemacetan serta risiko kecelakaan.
"Harapan kami para pengusaha menyampaikan kepada sopir-sopir truk agar memanfaatkan fasilitas ini. Daripada parkir di luar dan menimbulkan persoalan, lebih baik parkir di sini karena lebih aman, lebih tertib, dan memberikan manfaat bagi daerah," ujarnya.
Penataan pada sektor transportasi serta logistik dinilai menjadi bagian dari strategi besar untuk mewujudkan tata kelola yang lebih rapi sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi.
Langkah penertiban di berbagai sektor strategis saat ini terus dipacu oleh pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto demi memastikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Kebutuhan terhadap fasilitas ini tergolong mendesak mengingat tingginya volume kendaraan angkutan barang yang bergerak menuju Pelabuhan Teluk Bayur.
"Hampir 70 persen lalu lintas menuju pelabuhan didominasi oleh truk tangki CPO. Kehadiran area parkir ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan, menekan angka kecelakaan, sekaligus membantu meningkatkan PAD Kota Padang melalui pajak parkir," katanya.
Dukungan penuh juga datang dari pemerintah daerah setempat yang berkomitmen menertibkan angkutan barang yang kerap memanfaatkan tepi jalan menuju area pelabuhan.
"Ini sangat dibutuhkan Kota Padang. Dengan adanya fasilitas ini, kita berharap tidak ada lagi truk yang parkir di badan jalan maupun bahu jalan. Selain menciptakan ketertiban, fasilitas ini juga memberikan kontribusi terhadap PAD Kota Padang," ujarnya.
Fasilitas pendukung logistik ini dibangun di atas lahan dengan luas mencapai sekitar 6.000 meter persegi sebagai wujud andil dalam menyokong pergerakan ekonomi daerah.
"Pelabuhan Teluk Bayur adalah pintu gerbang perekonomian Sumatera Barat. Karena itu, kami ingin menghadirkan fasilitas yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan pelaku usaha, sekaligus mendukung kelancaran arus logistik," kata Ferial.