Polisi Ringkus Kemacetan GBK Akhir Pekan Lewat Rekayasa Lalu Lintas
Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) bersiap menghadapi lonjakan volume kendaraan akibat pelaksanaan delapan acara besar pada Sabtu (6/6/2026) dan Minggu (7/6/2026). Dilansir dari Detikcom, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengerahkan pengamanan ekstra guna mengurai potensi kepadatan di sekitar area tersebut.
Langkah antisipasi dilakukan menyusul padatnya agenda hiburan dan olahraga di kompleks olahraga tersebut, termasuk konser grup musik Korea Selatan EXO serta penyanyi Raisa. Pihak kepolisian bersiaga penuh dengan memaksimalkan personel di lapangan.
"Dengan banyaknya kegiatan di sekitar GBK tersebut, tentunya Ditlantas Polda Metro Jaya sangat mengantisipasi seluruh kegiatan tersebut dengan memaksimalkan pergelaran pasukan Kamseltibcar Lantas," kata Kasubagmin opsnal ditlantas, AKP Didit Sugama kepada wartawan, Jumat (5/6/2026).
Petugas di lapangan bakal memantau pergerakan kendaraan secara berkala guna mendeteksi titik sumbatan. Korps lalu lintas juga mengandalkan tim khusus untuk bergerak cepat memecah antrean kendaraan di jalur-jalur rawan.
"Mengoptimalkan tim Mandala Jaya sebagai tim urai untuk selalu berpatroli untuk menemukan titik titik kepadatan. Titik-titik sumbatan yang akan menyebabkan terjadinya kemacetan lalu lintas," ujarnya.
Penerapan pengalihan arus kendaraan di sekitar Senayan bakal bergantung penuh pada dinamika volume kendaraan di lapangan. Masyarakat yang berniat mendatangi kompleks olahraga ini sangat disarankan memanfaatkan fasilitas angkutan umum.
"Apabila lalu lintas masih normal, mengalir dan terkendali tentunya kami akan memberlakukan pengaturan dan patroli saja dan apabila terjadi kepadatan di ruas-ruas jalan disekitaran GBK tentunya dari Ditlantas PMJ akan melakukan rekayasa arus lalin dan mengoptimalkan tim urai lalu lintas agar dapat membuat arus lalin menjadi mengalir dan lancar," jelasnya.
Langkah serupa diambil oleh Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melalui penyiapan skema pengalihan arus kendaraan secara situasional. Pengawasan ketat juga diarahkan pada titik penataan parkir liar di sekitar lokasi kegiatan.
"Kami telah menyiapkan personel untuk melakukan pengaturan lalu lintas, pengawasan parkir, serta koordinasi dengan pihak kepolisian dan penyelenggara kegiatan," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin dilansir kantor berita Antara, Jumat (5/6).
Lonjakan pengunjung diproyeksikan mencapai puluhan ribu orang dalam dua hari tersebut. Sebanyak 37.800 orang diperkirakan datang pada 6 Juni, sementara 43.000 pengunjung diprediksi memadati GBK pada 7 Juni 2026.
Rangkaian agenda besar yang memicu keramaian ini meliputi konser EXO Planet #6 ExhOrizon in Jakarta di Indonesia Arena, Raisa Live Concert "Love & Let Go" di JICC Plenary Hall, dan turnamen Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan. Acara lainnya yakni Festival Jamu Nusantara 2026 di Hutan Kota GBK, Hero E-Sport PUBG di Tennis Indoor, Indofest 2026 di JICC Hall B, konser JKT48, Yellow Run, hingga perayaan 10th Reality Club.
Guna mencegah kemacetan total, Dishub DKI memetakan rute alternatif bagi pengendara dari berbagai arah. Arus dari Selatan (Blok M) menuju Utara (Tanah Abang) dialihkan via Jl. Panglima Polim menuju Jl. Kyai Maja, lalu berputar di depan Gandaria City menuju Jl. Teuku Nyak Arief, Jl. Tentara Pelajar, Jl. Penjernihan, hingga Jl. KH. Mas Mansyur.
Pengendara dari Blok M menuju Barat (Slipi) bisa menggunakan rute Jl. Panglima Polim, Jl. Kyai Maja, lalu berputar di depan Gandaria City menuju Jl. Teuku Nyak Arief, Jl. Tentara Pelajar, hingga tembus ke Jl. Letjen S. Parman. Sementara arah Timur (Kampung Melayu) diarahkan melewati Jl. Trunojoyo, Jl. Wolter Monginsidi, Jl. Gunawarman, Jl. Senopati, Jl. Suryo, Jl. Kapten Tendean, Jl. H.R. Rasuna Said, Jl. Prof. Dr. Satrio, menuju Jl. Raya Casablanca.
Untuk lalu lintas dari Utara (Tanah Abang) menuju Selatan (Blok M), pengendara dapat melintasi Jl. K.H. Mas Mansyur, Jl. Penjernihan, Jl. Pejompongan, Jl. Tentara Pelajar, Jl. Teuku Nyak Arief, Jl. Kebayoran Baru, Jl. Kyai Maja, menuju Jl. Panglima Polim.
Bagi pergerakan dari Barat (Slipi) menuju Selatan (Blok M), jalur dialihkan ke Jl. Letjen S Parman, Jl. Tentara Pelajar, Jl. Teuku Nyak Arief, Jl. Kebayoran Baru, Jl. Pakubuwono VI, Jl. Bumi, Jl. Kyai Maja, hingga Jl. Panglima Polim. Sedangkan tujuan Timur (Tebet) dari Slipi dialihkan lewat Jl. S Parman, Jl. Pejompongan, Jl. Penjernihan, Jl. RM Margono, Jl. Galunggung, Jl. Dr Saharjo, Jl. Prof Dr Soepomo, menuju Jl. MT Haryono.
Terakhir, arus kendaraan dari arah Timur (Tebet) menuju Barat (Slipi) diarahkan melewati Jl. Kapten Tendean, Jl. Wolter Monginsidi, Jl. Trunojoyo, Jl. Kyai Maja, berputar di depan Gandaria City, Jl. Teuku Nyak Arief, Jl. Tentara Pelajar, hingga keluar di Jl. Letjen S. Parman.