Kebakaran Permukiman di Tanah Abang Menewaskan Satu Orang
Sebuah kebakaran hebat melanda kawasan permukiman di Jalan Citarum, Cideng, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Jumat (5/6/2026) pagi, yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan lima warga lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa kebakaran yang melahap enam bangunan rumah ini dipicu oleh adanya hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Berdasarkan data yang dihimpun, musibah tersebut berdampak langsung pada 10 kepala keluarga dengan total 40 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Insiden kebakaran ini dilaporkan pertama kali kepada petugas sekitar pukul 04.48 WIB. Korban luka yang menderita luka bakar ringan kini sudah dievakuasi ke RS Tarakan untuk penanganan medis, seperti dilansir dari Detikcom.
Pihak penanggulangan kebakaran segera melakukan penanganan di lokasi kejadian untuk memadamkan kobaran api secara menyeluruh.
"(Penyebab) Korsleting listrik," kata Kasiops Gulkarmat Jakarta Pusat, Triyanto.
Petugas di lapangan mengonfirmasi bahwa seluruh korban terdampak langsung dievakuasi dari area kebakaran.
"Lima orang status luka bakar ringan, satu orang status meninggal dunia," ujar Triyanto.
Penanganan kebakaran tersebut selesai setelah mengerahkan puluhan unit mobil pemadam beserta personel gabungan ke lokasi dekat Stasiun Tanah Abang.
Bencana ini turut menyisakan duka mendalam bagi Rusminah, salah satu warga setempat berusia 65 tahun yang kehilangan seluruh uang tabungan hasil berjualan kopi dan gorengan akibat hangus terbakar.
"Aku nangis nggak bisa nyelametin apa-apa," kata Rusminah.
Rusminah saat kejadian sedang bersiap untuk berdagang, namun tidak sempat menyelamatkan celengan miliknya dan hanya membawa tas kecil berisi uang kembalian.
"Duit buat kembalian doang ini," kata Rusminah.
Dia mengaku baru menyadari kebakaran saat kobaran api sudah membesar di sekitar tempat tinggalnya.
"Udah saya ngadonin itu tepung. Kan kita dagang gorengan sama kopi itu di jalanan itu di Tanah Bang. Saya denger kebakaran," ucap Rusminah.
Dalam kondisi panik, Rusminah langsung mengamankan anggota keluarganya agar segera menyelamatkan diri keluar dari rumah.
"Langsung aku bangunin anak saya. Ayo cepetan lari-lari. Nggak udah dia pakai ginian doang nih, nggak pakai kaos. Langsung lari sama aku," kata Rusminah.
Proses pemadaman dinyatakan selesai secara total setelah dikerahkan sebanyak 22 unit mobil pemadam kebakaran beserta 88 orang petugas ke lokasi kejadian.