Marquinhos Ungkap Pesan Gabriel Usai Final Liga Champions 2026
Kapten Paris Saint-Germain (PSG) Marquinhos mengungkapkan isi pesan pribadi yang dikirimkan oleh bek Arsenal Gabriel setelah pertandingan final Liga Champions pada Sabtu (30/5/2026) malam, seperti dilansir dari Bola.
PSG berhasil meraih gelar juara Eropa untuk kedua kalinya berturut-turut setelah mengalahkan Arsenal melalui babak adu penalti, di mana tendangan Gabriel sebagai eksekutor kelima melambung di atas mistar gawang.
Melihat kompatriotnya terpukul, Marquinhos langsung menghampiri untuk memeluk dan memberikan penghiburan sebelum Gabriel kembali ke London Utara guna merayakan parade juara Liga Inggris setelah penantian 22 tahun pada Minggu (31/5/2026).
"Sehari setelahnya, saya menerima pesan dari dalamnya yang mengucapkan terima kasih atas momen itu, atas dukungan, pelukan, dan kata-kata yang saya sampaikan kepadanya," kata Marquinhos dalam konferensi pers, dikutip ESPN.
Bek asal Brasil tersebut kemudian membalas pesan Gabriel dengan menyatakan bahwa tindakan simpatinya itu merupakan pencapaian terbesar bagi dirinya secara pribadi pada malam final tersebut.
"Saya mengatakan kepadanya bahwa itulah kemenangan terbesar saya malam itu, dan reaksi yang muncul dari peristiwa tersebut sangat luar biasa." ujar Marquinhos, kapten Paris Saint-Germain.
Aksi suportif tersebut mendatangkan apresiasi mendalam dari pihak keluarga dekat Marquinhos yang menyaksikan langsung momen emosional di lapangan pascapertandingan.
"Ibu saya datang menghampiri dengan rasa bangga atas apa yang saya lakukan, begitu juga istri, keluarga, dan saudara-saudara saya. Itu adalah penghargaan terbaik yang saya terima malam itu," ungkap Marquinhos, kapten Paris Saint-Germain.
Meskipun demikian, Marquinhos menegaskan bahwa fokus kedua pemain profesional ini harus segera dialihkan dari atmosfer pertandingan final tersebut demi menghadapi agenda kompetisi berikutnya.
"Sebagai pemain, kami harus segera beralih ke tantangan berikutnya. Saya tidak bisa terus merayakan selamanya karena masih ada hal lain yang harus kami lakukan, begitu pula dirinya," lanjut Marquinhos, kapten Paris Saint-Germain.
Penghiburan spontan yang diberikan Marquinhos didasari oleh memori kelam pribadinya saat membela Timnas Brasil pada perempat final Piala Dunia 2022 melawan Kroasia di mana eksekusi penaltinya membentur tiang gawang.
"Saya sebenarnya sudah siap untuk merayakan kemenangan," kata Marquinhos, kapten Paris Saint-Germain.
Bayangan kegagalan masa lalu itu seketika melintas di benak Marquinhos saat ia melihat Gabriel berdiri terpaku sendirian di Budapest ketika pemain PSG lainnya berlari merayakan kemenangan.
"Namun, ketika mulai berlari, saya melihat dia tepat di depan saya dan rekan-rekan setim saya melewatinya. Gambaran itu sama persis dengan apa yang saya alami setelah gagal penalti pada 2022." kata Marquinhos, kapten Paris Saint-Germain.
Rasa tanggung jawab besar yang pernah dirasakannya membuat Marquinhos menaruh empati tinggi terhadap situasi psikologis yang sedang melanda rekan senegaranya tersebut.
"Saat itulah saya memikirkan rekan saya di tim nasional Brasil. Saya berempati karena pernah melewati momen seperti itu dan memahami besarnya tanggung jawab yang dirasakan," ujarnya Marquinhos, kapten Paris Saint-Germain.
Dalam kesempatan tersebut, Marquinhos berupaya keras mengembalikan rasa percaya diri Gabriel dengan memuji performa solid sang bek sepanjang musim kompetisi.
"Saya mengatakan kepadanya untuk tetap kuat dan tetap tegak karena dia menjalani musim yang luar biasa dan memainkan pertandingan yang luar biasa," ungkap Marquinhos, kapten Paris Saint-Germain.
Marquinhos bahkan memberikan predikat tinggi kepada Gabriel sebagai pemain bertahan dengan performa terbaik di kancah sepak bola dunia sepanjang musim ini.
"Menurut saya, dia adalah bek tengah terbaik di dunia musim ini. Dia sama sekali tidak pantas menanggung beban itu karena tentu saja semua pemain ingin mencetak gol dari titik penalti." kata Marquinhos, kapten Paris Saint-Germain.
Melalui untaian kalimat penyemangat itu, Marquinhos berharap tandemnya tersebut bisa segera bangkit karena kontribusinya masih sangat diperlukan.
"Saya mengatakan kepadanya bahwa momen tersebut tidak akan menghapus musim hebat yang telah dijalaninya dan bahwa kami akan sangat membutuhkan dirinya." kata Marquinhos, kapten Paris Saint-Germain.
Pesan penutup dari Marquinhos menegaskan urgensi bagi Gabriel untuk memulihkan mentalnya dengan cepat demi agenda krusial yang sudah menanti di depan mata.
"Itulah yang saya katakan agar dia bisa segera melewati momen tersebut karena kami akan segera membutuhkannya di sini," kata Marquinhos, kapten Paris Saint-Germain.
Kini, fokus bek berusia 28 tahun itu beralih ke Piala Dunia 2026 setelah namanya masuk dalam daftar 26 pemain Timnas Brasil pilihan pelatih Carlo Ancelotti.
Gabriel dan Marquinhos diproyeksikan menjadi duet utama di lini pertahanan Brasil yang tergabung dalam Grup C, di mana Selecao dijadwalkan menghadapi Maroko pada 13 Juni, disusul laga melawan Haiti pada 20 Juni, dan Skotlandia pada 24 Juni.