NVIDIA Belum Mau Rilis Chip Laptop RTX Spark ke Handheld PC
Pengumuman chip laptop baru keluaran NVIDIA, RTX Spark, menjadi salah satu kabar paling menarik di ajang Computex beberapa hari lalu. Kehadiran chip mobile ini memicu spekulasi mengenai potensinya untuk disematkan ke dalam perangkat handheld PC.
CEO NVIDIA tampaknya belum tertarik untuk membawa komponen laptop tersebut ke ranah perangkat genggam. Dilansir dari Gamebrott, CEO NVIDIA Jensen Huang mengungkapkan bahwa pihak mereka mungkin akan membuka kerja sama dengan merek lain yang bersedia mengintegrasikannya ke handheld.
"Namun, prioritas paling utama mereka adalah fokus pada laptop untuk saat ini," sambung Jensen.
Spesifikasi chip terbaru dari NVIDIA ini sebenarnya dinilai sangat ideal untuk perangkat genggam. Komponen ini tidak hanya menawarkan performa bertenaga, tetapi juga diklaim sebagai perangkat yang efisien dalam penggunaan daya.
Kendati demikian, arsitektur Arm yang diadopsi oleh chip Spark dapat memengaruhi kinerja saat menjalankan permainan berat. Hal ini terjadi karena mayoritas game saat ini masih dirancang untuk arsitektur x86.
Meskipun ada kendala arsitektur, Jensen menyebutkan bahwa pengguna masih dapat mengharapkan daya tahan baterai seharian penuh. Komponen ini sendiri memiliki jumlah core yang serupa dengan kartu grafis RTX 5070.