Kemensos Salurkan Bantuan Sosial Sembilan Ratus Juta di Tangerang

Share

Kementerian Sosial melalui Sentra Mulya Jaya Jakarta bersama Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Husnul Khotimah Islamic Village mengadakan Bakti Sosial Terpadu di Kabupaten Tangerang, Banten pada Jumat (5/6/2026). Kegiatan ini menjangkau 449 Penerima Manfaat dengan total nilai bantuan dan layanan menyentuh Rp924.998.678, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai representasi kehadiran negara bagi kelompok rentan. Pemerintah berupaya memperluas jangkauan ke masyarakat yang membutuhkan dan selama ini terabaikan.

"Kementerian Sosial terus berupaya menghadirkan layanan yang lebih dekat. Baik itu dalam bentuk bantuan sosial, ATENSI, intervensi, maupun penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Semuanya dalam rangka memuliakan saudara-saudara kita yang selama ini tidak terjangkau, kita lupakan, tidak pernah kita toleh," ujar Agus Jabo Priyono, Wakil Menteri Sosial.

Ia menambahkan adanya instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto agar seluruh elemen pemerintahan aktif mendatangi warga. Aparat diminta peka agar persoalan sosial di tengah masyarakat tidak dibiarkan berlarut-larut.

"Kita harus selalu hadir berada di tengah-tengah masyarakat. Jangan sampai masyarakat yang kemudian mendapatkan masalah, pimpinan-pimpinannya tidak mengetahui. Pada akhirnya karena kita lalai, kita abai, kemudian rakyat kita mendapatkan masalah yang berat," kata Agus Jabo Priyono, Wakil Menteri Sosial.

Apresiasi juga diberikan kepada pengelola Islamic Village atas dedikasi puluhan tahun merawat anak yatim dan lansia terlantar. Pihak kementerian mengajak seluruh lapisan masyarakat memperkuat kolaborasi demi kesejahteraan sesama.

"Mari kita bergotong royong, berkolaborasi untuk terus bisa memuliakan saudara-saudara kita yang rentan, saudara-saudara kita yang kurang mampu," tutur Agus Jabo Priyono, Wakil Menteri Sosial.

Dalam pelaksanaan aksi sosial tersebut, ragam intervensi dipasok mulai dari pemenuhan hidup layak, bantuan kewirausahaan, peminjaman alat bantu aksesibilitas, operasi katarak, khitanan massal, sidang isbat nikah, hingga pemeriksaan kesehatan.

"Ini semua adalah bentuk upaya dari pemerintah dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan sosial, kesehatan, pendidikan, dan pemenuhan hak dasar warga negara," jelas Agus Jabo Priyono, Wakil Menteri Sosial.

Pejabat kementerian turut memantau jalannya pemeriksaan medis, fisioterapi, donor darah, hingga stan usaha kecil. Di lokasi, seorang warga Karawaci bernama Sumarsih membagikan kisah perubahan kondisi ekonominya setelah mendapat support dana usaha es cincau serta akses pendidikan anak.

"Tadinya saya sempat putus asa sekali, anak saya mau nerusin sekolah tapi terkendala biaya. Alhamdulillah dapat kabar dari pendamping PKH anak saya bisa daftar di Sekolah Rakyat," ucap Sumarsih, Warga Karawaci.

Melalui bantuan modal tersebut, pendapatan harian keluarganya melonjak signifikan. Langkah ini juga berhasil membawa keluarganya lepas secara mandiri dari status penerima bansos.

"Alhamdulillah sekarang jualannya ada kenaikan. Sebelumnya sehari-hari saya cuma dikasih uang Rp30 ribu sama Bapak, sekarang bisa Rp100 ribu sehari. Terima kasih Kemensos sudah membantu saya untuk berdaya, sekarang saya sudah graduasi dari bansos," ungkap Sumarsih, Warga Karawaci.

Manfaat langsung juga dirasakan oleh warga Curug bernama Bambang Pranowo Hadi. Pria berusia 61 tahun itu terbantu oleh pemberian alat bantu dengar yang mempermudah komunikasinya sehari-hari.

"Sehari-hari sulit mendengar, orang bicara tidak jelas. Untuk menangkap pembicaraan orang saya harus membaca gerakan bibirnya dulu. Setelah dapat bantuan ini lebih jelas saya mendengar orang bicara. Saya sangat berterima kasih sekali kepada Kemensos," kata Bambang Pranowo Hadi, Warga Curug.

Agenda ini merupakan kelanjutan dari rangkaian Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 yang sebelumnya berpusat di Nusa Tenggara Timur. Pemerintah menekankan pentingnya aksi riil daripada sekadar seremoni tahunan.

"Saya berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung aktivitas sehari-hari, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat ketahanan keluarga," kata Agus Jabo Priyono, Wakil Menteri Sosial.

Wamensos hadir didampingi Dirjen Rehabilitasi Sosial Supomo, Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Suratna, Kepala Sentra Mulya Jaya Siti Indriasari, serta disambut Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah beserta jajaran Forkopimda setempat.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author