Honda Jazz 2026 Meluncur Global Bawa Desain Sporty dan Mesin Efisien

Share

Honda Jazz 2026 tetap menjadi salah satu model hatchback yang memikat perhatian para pencinta otomotif, termasuk di pasar Indonesia.

Generasi terbaru Honda Jazz kini hadir di beberapa negara dengan membawa pembaruan desain serta teknologi yang jauh lebih modern.

Meskipun demikian, PT Honda Prospect Motor (HPM) selaku agen pemegang merek di Tanah Air belum memiliki rencana untuk memboyongnya secara resmi.

Sebagai gantinya, pihak HPM kini mengandalkan Honda City Hatchback RS untuk mengisi segmen pasar yang ditinggalkan oleh Jazz.

Namun, reputasi kuat sebagai kendaraan praktis, irit, dan memiliki nilai jual kembali yang stabil membuat popularitas mobil ini tetap tinggi.

Penyegaran paling kentara pada model facelift generasi keempat ini terlihat jelas pada area eksterior bagian depan.

Kendaraan ini mengusung desain bumper baru yang tampak lebih tegas melalui tarikan garis-garis tajam yang memberikan kesan agresif.

Walau tampil lebih sporty, karakteristik hatchback kompak yang mudah bermanuver di jalanan perkotaan padat tetap dipertahankan dengan baik.

Dimensi bodi mobil ini tercatat memiliki panjang 4.169 mm dengan jarak sumbu roda atau wheelbase sepanjang 2.530 mm.

Konfigurasi bodi hatchback lima pintu tersebut menyajikan keseimbangan antara kenyamanan ruang kabin dan kemudahan saat berkendara.

Spesifikasi Mesin dan Opsi Hybrid

Sektor dapur pacu Honda Jazz 2026 dipersenjatai oleh mesin bensin 4 silinder yang memiliki kapasitas sebesar 1.500 cc.

Jantung mekanis ini sanggup menggelontorkan tenaga sampai 122 daya kuda (dk) yang disalurkan melalui transmisi CVT yang diperbarui.

Penyempurnaan pada sistem transmisi tersebut membuat perpindahan tenaga menjadi lebih halus sekaligus mendukung efisiensi konsumsi bahan bakar.

Di beberapa negara, tersedia pula varian teknologi hybrid e:HEV yang mengombinasikan kinerja mesin bensin dengan motor listrik.

Peta Harga di Pasar Global

Dilansir dari Moladin, banderol harga untuk model standar hingga varian hybrid berada di kisaran Rp240 juta sampai Rp390 juta.

Pasar China menawarkan harga yang sangat kompetitif, yakni mulai dari 66.800 yuan atau berkisar Rp178 jutaan untuk model terbaru.

Nominal tersebut mengalami penurunan sekitar 20.000 yuan atau senilai Rp53 juta jika dibandingkan dengan generasi pendahulunya.

Langkah penyesuaian harga ini diambil demi meningkatkan daya saing terhadap gempuran mobil listrik murah yang kian populer.

Pilihan Alternatif Unit Bekas di Indonesia

Konsumen di Indonesia yang mendambakan hatchback ini banyak beralih ke pasar mobil bekas sebagai alternatif yang ekonomis.

Harga unit seken sangat bergantung pada tahun perakitan serta kondisi fisik kendaraan yang tersedia di pasaran.

Unit lawas dengan kode bodi GE saat ini sudah dapat diboyong dengan kisaran harga mulai dari Rp70 jutaan.

Sementara itu, generasi terakhir yang resmi dipasarkan di Indonesia dengan kode bodi GK5 berada di angka Rp200 juta hingga Rp260 jutaan.

Faktor kabin luas, mesin bandel, suku cadang melimpah, dan harga jual yang stabil menjadi alasan utama unit bekasnya tetap diburu.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author