Rafael Leao Isyaratkan Hengkang dari AC Milan Musim Panas Ini
Penyerang sayap AC Milan, Rafael Leao, mengisyaratkan bakal meninggalkan kompetisi Serie A Italia pada bursa transfer musim panas setelah secara terbuka menyatakan keinginannya untuk mencari tantangan baru di liga lain.
Klub raksasa Turki, Galatasaray, kini memimpin perburuan dengan mengajukan tawaran kontrak sebesar 10 juta euro per musim ditambah bonus, yang nilainya hampir dua kali lipat dari gaji Leao saat ini di Milan sebesar 5,5 juta euro.
Selain Galatasaray, perantara dilaporkan telah menawarkan pemain berusia 26 tahun tersebut kepada Arsenal dengan perkiraan harga transfer sekitar 50 juta euro, sementara Manchester United juga menunjukkan ketertarikan meski masih fokus berburu gelandang.
Keinginan hengkang tersebut disampaikan langsung oleh Leao menjelang keberangkatannya membela tim nasional Portugal di ajang Piala Dunia di Amerika Serikat setelah melewati musim yang mengecewakan bersama Rossoneri.
"Saya telah memberikan segalanya; saya ingin tantangan baru di liga lain," kata Rafael Leao, Pemain Sayap AC Milan.
Proses kepindahan Leao diprediksi berjalan alot hingga Juli atau Agustus karena AC Milan belum memiliki pelatih kepala dan direktur olahraga baru, sementara Galatasaray juga harus melepas pemain asingnya terlebih dahulu demi memenuhi kuota regulasi liga Turki.
"Saya bangga telah membuat sejarah di AC Milan, tapi saya ingin babak baru. Saya merasa siap bermain di liga lain. Saya telah memberikan yang terbaik untuk Milan, tapi sudah waktunya mencoba tantangan berbeda," tutur Rafael Leao, Pemain Sayap AC Milan.
Sikap terbuka Leao yang ingin meninggalkan San Siro memicu kritik tajam dari mantan pelatih legendaris AC Milan, Fabio Capello, yang menilai tindakan tersebut menunjukkan ketidakdewasaan sang pemain.
"Dia jelas pemain berbakat, yang mampu membangkitkan antusiasme penggemar dan membuat mereka jatuh cinta padanya selama dua atau tiga tahun terakhir. Namun, Leao tidak pernah benar-benar dewasa. Menurut saya, dia lebih memikirkan hal-hal lain daripada sepak bola, sederhananya, dia tidak terlalu fokus di lapangan," cetus Fabio Capello, Mantan Pelatih AC Milan.
Capello menambahkan bahwa performa Leao telah menurun drastis dalam dua musim terakhir, kehilangan kecepatan serta daya ledak yang dulu membuatnya tidak terhentikan, sehingga ia menyarankan manajemen baru Milan untuk segera mencarikannya klub pembeli.
“What yang seharusnya dilakukan Milan? Sangat sederhana. Saya akan mencari tim yang akan segera merekrutnya. Terutama karena dalam dua tahun terakhir, ia bukan lagi Leao yang kita ingat, Leao yang membawa Milan meraih gelar juara," seru Fabio Capello, Mantan Pelatih AC Milan.
Menurut Capello, rumor kepindahan ini muncul karena ada pihak luar yang memengaruhi pikiran sang pemain sayap.
“Ia telah kehilangan kecepatannya, keinginan untuk berkembang. Posisi barunya sebagai penyerang tengah mungkin juga merupakan posisi hibrida yang tidak membantunya. Tetapi bahkan ketika ia dipindahkan ke sayap kiri, ia tidak lagi memiliki kecepatan seperti dulu.”
“Dulu ia tak terhentikan, sekarang ia tidak bisa lagi menentukan hasil pertandingan. Dan kemudian ada rumor bahwa ia ingin pergi. Jelas bahwa seseorang membisikkan sesuatu di telinganya, mengenai minat tim lain, jadi ia mencari kesempatan untuk pergi,” pungkas Fabio Capello, Mantan Pelatih AC Milan.