Brian Uriarte Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya Veda Ega Pratama Naik Peringkat

Share

Pembalap Red Bull KTM Ajo Brian Uriarte resmi didiskualifikasi dari seluruh sesi Kualifikasi 2 dan balapan utama Grand Prix Catalunya setelah sampel oli motornya dinyatakan melanggar regulasi teknis FIM pada Kamis, 4 Juni 2026.

Hukuman berat tersebut diumumkan secara resmi oleh pihak MotoGP melalui akun X mereka menjelang gelaran Grand Prix Hungaria setelah hasil uji laboratorium independen mengonfirmasi adanya penggunaan pelumas di luar spesifikasi.

Akibat sanksi ini, hasil finis keempat yang diraih pembalap Spanyol tersebut di Sirkuit Barcelona-Catalunya pada 17 Mei lalu resmi dibatalkan, sehingga posisi finis pembalap Indonesia Veda Ega Pratama otomatis naik ke peringkat ketujuh.

Perubahan ini memberikan tambahan satu poin ekstra bagi Veda yang membuatnya mengantongi total 67 poin untuk merebut kembali posisi keempat dalam klasemen kejuaraan sekaligus memimpin klasemen pembalap pendatang baru terbaik.

Pihak FIM MotoGP Stewards Panel menjelaskan bahwa keputusan resmi baru dikeluarkan hampir dua minggu setelah balapan usai karena harus melalui prosedur pengujian laboratorium yang ketat terhadap sampel A dan sampel banding B.

"Setelah sampel oli ditemukan di luar spesifikasi, Brian Uriarte kehilangan hasilnya dari Q2 dan balapan di seri Catalan," tulis rilis resmi MotoGP.

Pembatalan hasil kualifikasi dan balapan tersebut merugikan posisi Uriarte secara signifikan dalam perebutan gelar Rookie of The Year karena total poinnya merosot ke peringkat kedelapan dengan 54 poin.

Regulasi teknis kelas Moto3 sejak musim 2026 memang mewajibkan seluruh tim untuk menggunakan oli mesin standar dari satu pemasok tunggal tanpa tambahan zat aditif apa pun demi menjaga kesetaraan performa.

"Hanya oli mesin dari pemasok oli yang ditunjuk yang diizinkan untuk dipakai di semua bagian mesin, termasuk bak engkol, girboks, dan kopling." bunyi regulasi Moto3.

Kriteria ketat ini tetap berlaku meskipun ketidaksesuaian senyawa kimia oli pada motor Uriarte bisa saja disebabkan oleh faktor kelalaian mekanik seperti kontaminasi zat pembersih atau sisa pelumas lama saat proses perakitan mesin.

"Oli ini akan tersedia di semua acara resmi dan akan sesuai dengan spesifikasi FIM Grand Prix untuk kelas yang bersangkutan. Penggunaan oli resmi tanpa tambahan atau perubahan apa pun adalah wajib." lanjut isi aturan tersebut.

Setiap tim balap dilarang keras memodifikasi struktur pelumas karena Direktur Teknis FIM memiliki wewenang penuh untuk mengambil sampel oli secara acak pasca-balapan guna mendeteksi adanya indikasi kecurangan kimiawi.

"Direktur Teknis dapat meminta pengambilan sampel oli dari tim atau mesin mana pun kapan saja." tegas aturan FIM tersebut.

Di sisi lain, Veda Ega Pratama menyambut hasil ini dengan positif dan bertekad untuk memperbaiki performanya setelah sempat gagal meraih podium pada seri balapan sebelumnya di Sirkuit Mugello, Italia.

"Saya mengambil pelajaran positif dari pekan ini (di Mugello) dan kita coba lagi minggu depan," kata Veda Pratama.

Puncak klasemen sementara kelas Moto3 2026 sendiri saat ini masih kokoh dipimpin oleh pembalap muda Maximo Quiles yang mengoleksi total 145 poin.

Klasemen Sementara Moto3 2026 Setelah GP Catalunya
Posisi Pembalap Poin
1 Maximo QUILES 145
2 Alvaro CARPE 93
3 Adrian FERNANDEZ 90
4 Veda PRATAMA 67
5 Marco MORELLI 62
6 Valentin PERRONE 57
7 David ALMANSA 54
Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author