Truk Boks Terbakar di Jalan Jenderal Sudirman Tangerang

Share

Sebuah truk boks bernomor polisi B-9950-PXR mendadak mengeluarkan asap dan terbakar di Jalan Jenderal Sudirman, Tanah Tinggi, Kota Tangerang, pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 14.45 WIB. Peristiwa ini diduga dipicu oleh panas mesin kendaraan.

Insiden yang sempat mengakibatkan arus lalu lintas macet tersebut dilaporkan tidak memakan korban jiwa, seperti dilansir dari Detikcom. Kendati demikian, pengemudi truk dilaporkan mengalami luka bakar pada bagian tangan dan segera mendapatkan perawatan medis.

Api yang muncul dari area belakang ruang kemudi berisi tumpukan kardus berhasil dipadamkan dengan cepat. Petugas patroli Jaga Jakarta yang kebetulan melintas langsung beraksi menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) sebelum kobaran api meluas.

Penyebab insiden ini dijelaskan oleh pihak kepolisian yang menangani kejadian di lokasi. Hubungan pendek arus listrik pada kendaraan diduga menjadi pemicu utama munculnya api.

"Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh panas mesin dan korsleting pada sistem kelistrikan kendaraan," kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa penanganan cepat ini merupakan bagian dari pelayanan prima kepada masyarakat. Penanganan darurat di jalan raya menjadi prioritas untuk menghindari dampak yang lebih fatal.

"Sopir truk yang mengalami luka selanjutnya mendapatkan penanganan medis," imbuh Kombes Raden Muhammad Jauhari.

Petugas di lapangan diinstruksikan untuk selalu sigap dalam menghadapi segala bentuk kondisi darurat demi menjaga ketertiban. Kehadiran polisi diharapkan mampu memberikan rasa aman secara langsung.

"Patroli JAGA JAKARTA+ merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Ketika ditemukan adanya kondisi darurat seperti kebakaran kendaraan di jalan raya, anggota wajib bertindak cepat untuk memberikan pertolongan, mengamankan situasi, dan mencegah risiko yang lebih besar," kata Kombes Raden Muhammad Jauhari.

Langkah taktis menggunakan APAR terbukti efektif meminimalisasi kerugian dan potensi bahaya yang lebih besar bagi pengguna jalan lain. Polisi mengutamakan keselamatan publik dalam setiap operasi lapangan.

"Alhamdulillah api dapat segera dipadamkan menggunakan APAR yang dibawa petugas sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih besar. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian," ujar Kombes Raden Muhammad Jauhari.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author