YouTuber Bigmo Klarifikasi Dugaan Eksploitasi Anak di Polda Metro Jaya
YouTuber Bigmo mendatangi Unit PPA Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Senin (10/8/2026), untuk mengklarifikasi dugaan eksploitasi ekonomi anak dalam siaran langsung produk vape. Seperti dilansir dari Detik Hot, perkara yang dipicu potongan video viral tersebut saat ini masih ditangani Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda Metro Jaya dalam tahap penyelidikan.
Kasus ini mencuat setelah siaran langsung Bigmo yang melibatkan anak di bawah umur untuk mempromosikan produk rokok elektrik atau vape viral di media sosial, hingga menuai kecaman publik serta perhatian dari kementerian dan lembaga perlindungan anak. Tim hukum meminta publik menilai masalah tersebut secara objektif karena kliennya yang berusia 24 tahun masih berada dalam fase kekhilafan, serta mengonfirmasi bahwa Bigmo telah mendatangi keluarga anak-anak terkait untuk meminta maaf.
Kuasa hukum Bigmo, Riphat Senikentara, menjelaskan situasi pertemuan antara kliennya dengan keluarga anak-anak di bawah umur yang terlibat dalam siaran langsung tersebut.
"Di usia 24 tahun, siapa sih yang tidak punya kesalahan? Dan Bigmo sudah memahami dan meminta maaf, dan sudah bertemu juga dengan pihak keluarga. Dan Bigmo dan pihak keluarga ini sepakat bahwa semua yang terjadi spontan. Tidak ada yang di-brief, tidak ada yang diatur, semuanya secara tiba-tiba," kata Riphat.
Ia menambahkan mengenai batasan usia penonton pada saluran digital milik kliennya yang ditujukan untuk orang dewasa.
"Kami juga sudah sampaikan tadi bahwa streaming ini 97% lebih itu juga diperuntukkan untuk dewasa. Dan Bigmo pun juga sudah menaruh di situ 18 tahun ke atas. Artinya memang tidak diperuntukkan untuk anak-anak," ujar Riphat.
Ia juga menegaskan bahwa langkah diplomasi dan diskusi bersama keluarga korban menjadi bentuk pertanggungjawaban dari sang YouTuber.
"Dengan kedatangan Bigmo kemari, dengan kedatangan Bigmo berdiskusi dan ada kesepakatan dengan pihak keluarga dari anak-anak tersebut, itu sudah menunjukkan tanggung jawabnya Bigmo atas apa yang sudah terjadi," kata Riphat.
Sebelumnya, Bigmo pernah berurusan dengan kepolisian terkait laporan pencemaran nama baik oleh Azizah Salsa yang berakhir damai. Kali ini, ia berjanji akan mengevaluasi seluruh konten yang dibuatnya agar lebih mendidik.
"Ya pasti saya akan mengevaluasi selama ini konten saya, dan kedepannya cuma konten dengan niat yang lebih lurus, dengan bermanfaat, positif, menghibur, dan mengedukasi bangsa," kata Bigmo.