Xbox Pastikan Tetap Rilis Game di Steam dan Perkuat Ekosistem PC

Share

Strategi rilis permainan video dari merek Xbox di platform PC belakangan ini terus menjadi perbincangan hangat di kalangan para pemain. Sempat beredar rumor yang menyebutkan bahwa perusahaan ini mungkin saja akan meninggalkan layanan platform pihak ketiga demi kepentingan rilis mereka di masa mendatang. Namun, spekulasi yang terlanjur beredar tersebut tampaknya memang tidak terbukti kebenarannya.

Dilansir dari Gamebrott, Xbox dipastikan akan tetap mempertahankan eksistensinya dan terus merilis berbagai game unggulan mereka di platform Steam milik Valve. Laporan terbaru yang berkaitan dengan arah kebijakan distribusi ini diungkapkan oleh Jez Corden dari media Windows Central. Berdasarkan pemaparan jurnalis tersebut, pihak Microsoft sepertinya sama sekali tidak berniat untuk menyingkirkan ide terkait merilis game di ekosistem PC.

Alih-alih mundur dari persaingan terbuka, komitmen terhadap pasar PC justru akan semakin diperkuat secara internal melalui pemanfaatan platform Battle.net. Layanan distribusi digital yang dikelola oleh Blizzard ini diproyeksikan bakal mengambil peran penting dalam strategi penjualan ke depannya.

Apabila ditilik secara historis, layanan Battle.net selama ini memang lebih banyak dikhususkan sebagai wadah eksklusif untuk game besutan Blizzard saja. Akan tetapi, belakangan ini mulai terjadi perluasan fungsi yang cukup signifikan pada operasional platform tersebut. Berbagai judul permainan populer dari perusahaan Activision kini telah mulai diintegrasikan secara perlahan ke dalam ekosistem layanan itu. Tidak hanya itu, sejumlah judul game bergengsi yang dirilis langsung oleh Microsoft juga belakangan ini turut dihadirkan di sana.

Langkah ekspansi teknis lainnya yang tengah dipersiapkan dengan matang oleh Microsoft adalah rencana peluncuran sebuah aplikasi baru bernama Positron. Kehadiran perangkat lunak pendukung ini dijadwalkan akan direalisasikan secara resmi dalam bulan ini. Aplikasi Positron tersebut dirancang dengan satu fungsi utama, yakni untuk menjembatani transisi format kepemilikan game bagi para penggunanya. Sistem ini akan memungkinkan pemain untuk mengubah lisensi game fisik mereka menjadi bentuk lisensi digital secara praktis.

Upaya ekspansi ekosistem secara menyeluruh ini ternyata juga dibarengi dengan komitmen finansial yang sama sekali tidak sedikit. Microsoft saat ini dikabarkan tengah melakukan investasi besar-besaran yang ditujukan terhadap pengembangan aplikasi Xbox di perangkat PC. Kucuran dana segar dari perusahaan tersebut turut dialokasikan secara spesifik untuk memperkuat ekosistem layanan Play Anywhere.

Selain itu, pengembangan fitur kompatibilitas mundur untuk menjalankan game Xbox lama di PC juga menjadi salah satu fokus utama mereka. Peningkatan kualitas layanan teknis tersebut tampaknya tidak hanya berhenti pada produk internal perusahaan saja. Perusahaan teknologi raksasa ini juga tengah berupaya keras menghadirkan integrasi sistem yang jauh lebih mulus untuk platform pihak ketiga, seperti halnya Ubisoft Connect serta EA app.

Keputusan strategis untuk tidak meninggalkan platform Steam tentu saja didasari oleh alasan pangsa pasar yang masih sangat kuat. Platform distribusi populer milik Valve ini diakui masih mendominasi industri dan tetap menjadi pilihan terpopuler bagi mayoritas pengguna PC di seluruh dunia.

Langkah paling logis dan menguntungkan yang bisa diambil oleh pihak Xbox saat ini adalah dengan menjalankan strategi ganda. Mereka akan terus berupaya memperkuat layanan mandiri mereka sendiri sekaligus tetap meraup keuntungan finansial yang maksimal dari angka penjualan di platform rival.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author