Wuling Pertimbangkan Boyong SUV Listrik Baojun Yep Plus ke Indonesia
Wuling Motors membuka peluang untuk menghadirkan produk SUV listrik terbarunya di pasar otomotif Tanah Air. Langkah ini menanggapi meningkatnya popularitas kendaraan ramah lingkungan dengan desain tangguh di dalam negeri. Dilansir dari Detik Oto, model yang masuk dalam radar tersebut adalah Baojun Yep Plus, sebuah SUV bertenaga baterai yang mengusung gaya kotak.
Direktur Pemasaran Wuling Motors, Ricky Christian menyatakan bahwa pihak perusahaan tengah mempelajari potensi kendaraan ini.
Karakter desain yang maskulin namun tetap kompak dinilai menjadi daya tarik utama bagi konsumen di Indonesia. "Baojun Yep ini sebenarnya dari dulu memang pelajari juga karena secara desain itu salah satu yang jadi favorit untuk pasar Indonesia," kata Ricky di Liuzhou, Guangxi, China, Rabu (1/7/2026).
Baojun merupakan merek yang berada di bawah naungan SAIC-GM-Wuling, induk perusahaan dari Wuling. Sebelumnya, salah satu lini produk Baojun yaitu Cloud EV telah resmi dipasarkan di Indonesia.
Meskipun demikian, manajemen Wuling belum merilis kepastian jadwal peluncuran resmi maupun status finalisasi untuk pasar domestik. "Secara platform, di global kita punya. Mungkin hari ini menjadi salah satu masukan menjadi salah satu potensi produk yang bisa kita bawa ke Indonesia, ke depannya," tambahnya lagi. Kendaraan perkotaan ini dirancang dengan konfigurasi lima pintu serta tampilan eksterior menyerupai mobil off-road berukuran mini.
Baojun Yep Plus memiliki dimensi panjang 3.996 mm, lebar 1.760 mm, dan tinggi 1.726 mm, dengan jarak sumbu roda mencapai 2.560 mm.
Rancangan tersebut menawarkan ruang kabin yang lebih lapang jika dibandingkan dengan tipe kendaraan mikro listrik. Kondisi jalanan perkotaan diantisipasi melalui ground clearance setinggi 150 mm dan radius putar sejauh 5,35 meter. Pada sektor dapur pacu, mobil ini mengandalkan motor listrik roda depan yang memproduksi tenaga 75 kW dan torsi maksimal 180 Nm.
Suplai daya dipenuhi oleh baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 41,9 kWh yang diproduksi oleh Guoxuan High-Tech.
Berdasarkan pengujian siklus CLTC, daya jelajah mobil ini diklaim mampu menyentuh angka hingga 401 km. Sistem pengisian daya cepat juga disematkan, di mana pengisian dari 30% hingga 80% memerlukan waktu sekitar 35 menit.
Di pasar domestik China, kendaraan listrik kompak ini ditawarkan dengan kisaran harga mulai dari 76.800 yuan hingga 105.800 yuan atau setara Rp 202 juta sampai Rp 279 juta.