Wuling Rilis Aira EV Edisi Toy Story dan Paparkan Efisiensi Biaya Energi

Share

Wuling Motors memamerkan mobil listrik city car terbarunya, Wuling Aira ev, edisi spesial kolaborasi Disney and Pixar's Toy Story 5 dalam ajang GIIAS 2026 di ICE BSD City, Tangerang.

Pabrikan asal Tiongkok tersebut menyediakan kuota terbatas sebanyak 300 unit stiker decal khusus untuk varian Aira ev Long Range. Edisi khusus ini dibanderol dengan harga tetap Rp175.000.000 untuk wilayah Jakarta.

Desain stiker decal edisi tematik ini hadir dalam tiga gaya karakter utama, yaitu Woody pada bodi Starry Black, Buzz Lightyear pada bodi Milk Tea, serta Jessie pada bodi Galaxy Blue.

Konsumen yang melakukan pemesanan unit Aira ev edisi Toy Story 5 selama pameran berlangsung berhak memperoleh paket cenderamata eksklusif berupa tumbler, tas lipat, gantungan kunci, set stiker, hingga action figure resmi.

Direktur Pemasaran Wuling Motors, Ricky Christian, menjelaskan alasan emosional di balik peluncuran edisi kolaborasi visual tersebut.

"Setelah meluncurkan Wuling Aira ev di GIIAS 2026, kami ingin menghadirkan sesuatu yang semakin memperkuat karakter city car EV terbaru kami. Oleh karena itu, kami menghadirkan desain bertema Disney and Pixar's Toy Story 5 untuk menciptakan pengalaman berkendara yang lebih ekspresif, menyenangkan, dan penuh karakter. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan pilihan yang semakin menarik bagi konsumen, khususnya mereka yang ingin mengekspresikan gaya dan kepribadiannya melalui kendaraan yang digunakan sehari-hari," ujar Ricky Christian.

Selain varian edisi khusus, Wuling Aira ev dipasarkan dalam dua pilihan varian reguler, yakni Standard Range seharga Rp155 juta dan Long Range seharga Rp175 juta.

Varian Standard Range dibekali baterai kapasitas 16,2 kWh dengan jarak tempuh 205 kilometer, sedangkan varian Long Range menggunakan baterai 25,1 kWh untuk daya jelajah hingga 301 kilometer.

Manager Komunikasi Produk Wuling Motors, Danang Wiratmoko, menyampaikan hasil pengujian efisiensi energi Aira ev berdasarkan metode China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC).

"Itu basis perhitungannya menggunakan Aira ev varian Standard Range di China jadi satuannya CLTC. Keluar konsumsi daya dari hasil uji tersebut 8,9 kWh per 100 kilometer atau kita konversi 11,2 km/kWh," kata Danang Wiratmoko.

Berdasarkan acuan tarif listrik di Indonesia saat ini yang berada di kisaran Rp1.699 per kWh, konsumsi energi kendaraan ini diklaim sangat terjangkau bagi operasional harian.

"Nah kemudian dari situ kita pakai acuan tarif listrik di Indonesia saat ini yakni sekitar Rp 1.699 per kWh. Jadi kalau kita kalkulasikan dari dua hasil tersebut, baru ketemu biaya energinya sekitar Rp 151/km untuk Standard Range," ujar Danang Wiratmoko.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author