Alasan Polisi Dubai Gunakan Mobil Super Lamborghini dan Bugatti
Jajaran Kepolisian Kota Dubai di Uni Emirat Arab dikenal sering mengendarai deretan supercar mewah saat bertugas. Langkah ini diambil bukan untuk aksi pengejaran penjahat berkecepatan tinggi seperti dalam film aksi. Penggunaan armada mobil mewah tersebut bertujuan utama membangun citra positif serta merefleksikan identitas kota.
Hal tersebut dilansir dari Detik Oto berdasarkan laporan dari Jalopnik dan Times of India. Langkah kepolisian Dubai memamerkan kendaraan performa tinggi ini sudah dimulai sejak April 2013. Saat itu, pihak berwenang menetapkan bahwa penampilan petugas harus mencerminkan Dubai sebagai kota global yang sejahtera, inovatif, dan berorientasi masa depan.
Sistem hukum yang sangat tegas membuat tingkat kejahatan di Uni Emirat Arab berada di level sangat rendah. Oleh karena itu, mobil-mobil cepat bernilai fantastis tersebut memang tidak pernah dilibatkan dalam aksi kejar-kejaran jalanan.
Daftar koleksi kendaraan yang dimiliki kesatuan ini terbilang sangat panjang. Sejak 2013, mereka sudah memamerkan Lamborghini Aventador, Bugatti Veyron, Aston Martin One-77, McLaren MP4-12C, Ferrari FF, Bentley Continental GT V8, hingga Rolls-Royce Cullinan Mansory. Penggunaan mobil super ini juga dipandang mampu menjaga kewibawaan dan marwah institusi kepolisian. Mengingat jalanan utama Dubai selalu dipenuhi kendaraan mewah milik warga lokal maupun pendatang, armada ini membuat polisi tampil serasi dengan karakter kotanya.
Unit supercar tersebut biasanya diturunkan di lokasi-lokasi strategis dan kawasan elit. Beberapa wilayah yang sering menjadi area patroli khusus antara lain pusat kota, Jumeirah Beach Residence, Dubai Mall, Palm Jumeirah, serta area pameran internasional. Mayoritas armada mewah ini tidak dipakai untuk patroli harian biasa. Kehadiran mobil-mobil ini difungsikan sebagai jembatan komunikasi dan hubungan sosial antara warga super kaya setempat dengan aparat penjaga keamanan publik.