Wuchang Fallen Feathers Capai 5 Juta Pemain Usai Studio Pengembang Bubar
Gim bergenre soulslike Wuchang: Fallen Feathers mencatatkan capaian besar setelah resmi dimainkan lebih dari 5 juta orang di seluruh dunia. Angka ini diumumkan oleh penerbit 505 Games tepat saat merayakan satu tahun peluncurannya, dilansir dari Gamebrott. Pihak 505 Games menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh komunitas pemain yang telah memberikan dukungan.
"Pencapaian di titik ini hanya bisa terjadi berkat komunitas yang begitu luar biasa," tulis 505 Games melalui akun resmi gim tersebut pada 24 Juli 2026. Meskipun sempat menghadapi peluncuran awal yang kurang memuaskan, performa gim garapan Leenze ini terus merangkak naik. Sebelumnya, laporan penjualan gim tercatat menembus angka satu juta unit dengan total pendapatan mencapai 30 juta euro atau sekitar Rp611 miliar.
Sebagian besar basis pemain gim ini diperkirakan datang dari layanan berlangganan. Kehadirannya di Game Pass serta penambahan baru-baru ini di PS Plus menjadi pendorong utama lonjakan jumlah pemain secara drastis.
Di balik keberhasilan angka pemain tersebut, tim utama pengembang Wuchang: Fallen Feathers justru telah resmi dibubarkan. Situasi internal ini dipicu oleh keputusan hengkangnya Xia Siyuan selaku sutradara sekaligus produser gim. Keputusan Xia Siyuan didasari oleh perbedaan pandangan serta ketidaksetujuan dengan jajaran petinggi Lenzee mengenai arah dan masa depan studio. Perselisihan strategi pengembangan tersebut berujung pada pembubaran tim kerja utama.
Merespons dinamika tersebut, Digital Bros selaku induk perusahaan 505 Games mengambil langkah cepat dengan membeli seluruh waralaba hak kekayaan intelektual (IP) gim tersebut. Akuisisi ini memberikan kendali penuh kepada Digital Bros atas masa depan waralaba. Lewat penguasaan kepemilikan baru ini, Digital Bros memegang hak penuh untuk mengembangkan proyek sekuel maupun produk turunan lainnya di masa mendatang. Pengambilalihan ini sekaligus menghentikan skema pembayaran royalti kepada pihak Lenzee.