Willem II Hadapi FC Volendam pada Leg Pertama Final Play-off

Share

Willem II bertanding melawan FC Volendam dalam pertandingan leg pertama final play-off promosi dan degradasi menuju Eredivisie di Stadion Koning Willem II pada Rabu, 20 Mei 2026, pukul 18.45 waktu setempat.

Klub asal Tilburg tersebut berpeluang kembali ke kasta tertinggi sepak bola Belanda setelah absen selama satu tahun, sementara FC Volendam berjuang mempertahankan posisi mereka agar tidak terdegradasi ke Keuken Kampioen Divisie.

Willem II berhasil menembus babak final setelah melewati dua putaran play-off dengan menyingkirkan RKC Waalwijk dan Almere City, sedangkan FC Volendam langsung lolos ke final akibat perubahan regulasi kompetisi.

FC Volendam terlempar ke fase ini setelah finis di peringkat ke-16 Eredivisie akibat kekalahan 1-2 dari Telstar pada pertandingan terakhir, yang menggagalkan upaya skuad asuhan Rick Kruys untuk bertahan di posisi ke-15.

Laga ini juga diwarnai dengan kebijakan tanpa penonton tim tamu, di mana suporter FC Volendam dilarang hadir ke Tilburg menyusul kerusuhan saat melawan Telstar, dan aturan serupa berlaku bagi pendukung Willem II pada leg kedua di Volendam hari Sabtu mendatang.

"FC Volendam mengambil jarak yang tegas dari peristiwa-peristiwa yang sangat tercela ini dan akan melakukan segala upaya untuk melacak dan menghukum para pelaku. Selain itu, menyusul kejadian tersebut, Volendam telah memutuskan untuk tidak membawa pendukung tandang ke Willem II, Rabu malam besok," tulis klub FC Volendam melalui situs resminya.

Pertandingan final ini sekaligus menjadi momen penebusan bagi Willem II setelah mereka mengalami degradasi yang menyakitkan akibat kekalahan dari Telstar pada musim lalu.

Asisten pelatih Willem II, John Stegeman, mengecam keras pelanggaran yang menyebabkan gelandang andalan mereka, Calvin Twigt, mengalami cedera parah menjelang laga krusial ini.

"sebuah serangan yang tidak termasuk di lapangan sepak bola" cetus John Stegeman, Asisten Pelatih Willem II.

Kehilangan Calvin Twigt menjadi pukulan telak bagi kestabilan lini tengah Willem II yang baru bangkit dan tampil lebih konsisten pada paruh kedua musim 2026.

Pemain veteran Willem II, Behounek, turut mengkritik sistem format play-off yang dinilai tidak adil karena memaksa timnya bertanding dalam banyak putaran dibandingkan dengan tim dari Eredivisie.

"Di bawah radar" kata Behounek, Pemain Willem II.

Di sisi lain, malam pertandingan play-off di Belanda ini juga bertepatan dengan pelaksanaan laga final Europa League yang mempertemukan SC Freiburg melawan Aston Villa di tempat terpisah.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author