Waymo Hentikan Sementara Layanan Robotaxi di Lima Kota AS

Share

Perusahaan teknologi Waymo menghentikan sementara operasional layanan robotaxi di lima kota Amerika Serikat (AS) pada Jumat (22/5/2026) waktu setempat akibat kekhawatiran armada mobil otonom tersebut melaju di jalanan yang tergenang banjir bandang.

Langkah penghentian operasional oleh unit kendaraan otonom milik Alphabet Inc. ini mencakup wilayah Atlanta, Austin, Dallas, dan Houston di tengah terjangan cuaca buruk, sebagaimana dilansir dari Bloombergtechnoz.

Keputusan tersebut diambil setelah sebuah insiden terjadi di Atlanta pada Rabu lalu, di mana satu unit kendaraan tanpa awak Waymo tetap melaju hingga akhirnya terjebak di jalanan yang kebanjiran sebelum dievakuasi oleh petugas.

Selain empat kota tersebut, layanan Waymo di San Antonio telah dibekukan sejak akhir April lampau setelah satu mobil otonomnya masuk ke jalur yang banjir dan terbawa arus menuju sungai.

Masalah penanganan cuaca buruk ini menyusul tindakan Waymo yang menarik kembali 3.791 kendaraan pada pekan lalu guna memperbaiki galat perangkat lunak pembaca jalur banjir.

Secara terpisah, pihak manajemen mengumumkan penghentian akses tol di San Francisco, Los Angeles, Phoenix, dan Miami untuk mengintegrasikan pembaruan sistem seputar zona konstruksi.

Kondisi ekrem tanpa kendali pengemudi manusia ini memicu tanggapan dari pengamat eksternal mengenai keandalan teknologi nirkemudi dalam jangka panjang.

"Dalam jangka pendek, penundaan adalah langkah yang bertanggung jawab dan tepat. Dalam jangka panjang, Anda tidak bisa memiliki layanan robotaxi yang tidak dapat beroperasi dalam cuaca buruk karena dunia juga harus tetap beroperasi dalam cuaca buruk," jelas Bryant Walker Smith, profesor hukum di Universitas South Carolina dan pakar terkait pengemudian otonom.

Pihak perusahaan menyatakan bahwa pengumpulan data dari situasi kompleks di lapangan akan terus dilakukan demi menyempurnakan performa perangkat lunak robotaxi mereka.

"Waymo memang perlu mendapatkan data mengenai situasi-situasi ini. Itu mungkin berarti banyak mengemudi, atau mengemudi manual yang diawasi," kata Smith.

Saat ini, Waymo sedang menghadapi dua penyelidikan terpisah oleh badan keselamatan NHTSA terkait insiden menabrak anak di Santa Monica serta kegagalan sistem berhenti untuk bus sekolah.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author