Hans-Joachim Watzke Yakini Erling Haaland Bakal Gabung Real Madrid
Masa depan penyerang Manchester City, Erling Haaland, kembali dikaitkan dengan raksasa Spanyol, Real Madrid. Seperti dikutip dari Bola, Presiden Borussia Dortmund, Hans-Joachim Watzke, memiliki keyakinan kuat bahwa penyerang asal Norwegia tersebut suatu hari nanti akan merapat ke Santiago Bernabeu.
Perjalanan karier Erling Haaland terus melonjak tajam sejak menarik perhatian bersama Red Bull Salzburg pada 2019. Dia kemudian pindah ke Borussia Dortmund pada 2020 sebelum akhirnya dipinang oleh Manchester City dua tahun berikutnya.
Saat ini, kontrak bomber maut tersebut di Etihad Stadium masih berjalan hingga 2034. Meski begitu, nama Erling Haaland belakangan masuk ke dalam agenda kampanye calon presiden Real Madrid, Enrique Riquelme.
Pengusaha energi berusia 37 tahun itu mengumbar janji akan mendatangkan Erling Haaland jika dirinya berhasil melengserkan Florentino Perez dari kursi presiden klub. Strategi transfer pemain bintang semacam ini memang kerap digunakan para kandidat untuk menjaring dukungan dari anggota klub.
Walaupun demikian, wacana transfer tersebut sempat mendapatkan bantahan dari pihak Manchester City maupun keluarga sang pemain sendiri. Namun, Hans-Joachim Watzke tetap melihat adanya peluang nyata bagi Erling Haaland untuk mengenakan seragam Real Madrid di masa depan.
Sebagai sosok yang pernah membawa Erling Haaland ke Dortmund dan memimpin klub tersebut sebagai CEO selama dua dekade sebelum menjabat presiden pada 2025, Hans-Joachim Watzke mengaku sangat memahami sudut pandang sang pemain.
"Saya tahu betul apa yang dia pikirkan. Saya bisa mengatakan bahwa dia memang mengagumi Real Madrid dan ingin bermain untuk mereka suatu hari nanti. Namun, musim depan dia tetap akan bermain untuk Manchester City. Tidak ada keraguan soal itu," kata Watzke kepada harian Spanyol, AS.
Menurut pandangan Hans-Joachim Watzke, ketertarikan mantan anak asuhnya itu terhadap Los Blancos merupakan hal yang sudah diketahui publik.
"Dia mencintai Real Madrid dan tidak pernah menutupinya. Saya pikir dia akan bermain di sana dalam dua atau tiga tahun ke depan, tetapi bukan sekarang. Dia juga belum membuat komitmen kepada siapa pun, seperti yang sudah dikatakan ayahnya," ujarnya.
Di sisi lain, agen Erling Haaland, Rafaela Pimenta, juga sempat meredam isu transfer yang mengaitkan kliennya dengan Barcelona.
"Semua berjalan sangat baik untuknya dan kami benar-benar tidak memiliki apa pun untuk dibicarakan terkait transfer ketika semuanya berjalan begitu well di City," ujar Pimenta kepada La Sexta, Maret lalu.
Salah satu poin krusial yang mendasari keyakinan Enrique Riquelme dalam memburu Erling Haaland adalah dugaan keberadaan klausul pelepasan dalam kontrak sang striker. Keberadaan klausul tersebut dinilai akan mempermudah proses negosiasi jika sang pemain berniat pindah.
Kendati demikian, pihak Manchester City memberikan penolakan keras terhadap spekulasi tersebut. The Citizens menegaskan bahwa tidak ada klausul khusus dalam kontrak yang memungkinkan skenario transfer itu terwujud.
Bahkan, manajemen Manchester City dilaporkan tengah mempertimbangkan langkah hukum terkait penggunaan citra pemain mereka dalam materi kampanye pemilihan presiden Real Madrid.
Rafaela Pimenta sendiri pada 2023 pernah menyatakan bahwa dirinya tidak pernah menegosiasikan kontrak pemain tanpa menyertakan klausul pelepasan. Namun, pernyataan tegas Manchester City serta pengakuan terbaru sang agen kepada ESPN bulan lalu justru memicu keraguan baru.
Dalam wawancara tersebut, Rafaela Pimenta menyebut Manchester City sebagai pihak yang paling sulit diajak bernegosiasi karena hampir tidak memiliki titik lemah untuk ditekan.
Mengingat masa bakti yang masih menyisakan delapan tahun, mendatangkan Erling Haaland tanpa adanya klausul pelepasan dinilai hampir mustahil. Tawaran finansial dalam jumlah fantastis sekalipun dianggap belum tentu bisa mengubah keadaan.
Pada akhirnya, momentum transfer ini hanya mungkin tercipta jika Erling Haaland sendiri yang mengajukan permohonan resmi agar dilepas oleh Manchester City. Untuk saat ini, situasi tersebut dinilai masih sangat jauh dari kenyataan.
Masa Depan Kursi Kepelatihan Real Madrid
Selain memicu perbincangan mengenai perburuan Erling Haaland, bursa pemilihan presiden Real Madrid juga memanaskan spekulasi mengenai sosok yang akan mengisi kursi pelatih klub.
Jika Florentino Perez kembali memenangkan pemilihan, nama Jose Mourinho mencuat sebagai kandidat utama untuk menukari Los Blancos dengan durasi kontrak selama tiga tahun. Sementara itu, Enrique Riquelme secara terbuka menyatakan ketertarikannya kepada mantan manajer Liverpool, Jurgen Klopp.
Akan tetapi, Hans-Joachim Watzke menilai peluang Jurgen Klopp untuk menerima pinangan Real Madrid pada musim panas ini hampir tidak ada.
"Kami sering berbicara," ujar Watzke saat menjelaskan hubungannya yang masih sangat dekat dengan Klopp.
"Dia pelatih hebat dan selalu membuktikannya. Tetapi, saat ini dia tidak memiliki niat melatih tim mana pun. Dia tidak akan menandatangani kontrak dengan siapa pun."
"Dia yakin dengan keputusan itu. Dia tahu apa yang harus dilakukan dan melatih tim mana pun saat ini sama sekali tidak ada dalam pikirannya," tegas Watzke.