Wasit Ma Ning Jadi Bintang Iklan Populer Saat China Absen di Piala Dunia 2026
Ketidakhadiran Tim Nasional China di Piala Dunia 2026 tidak menghalangi kemunculan representasi negara tersebut di ajang bergengsi ini. Sosok Ma Ning yang bertugas sebagai wasit justru menjadi pusat perhatian baru bagi publik Tiongkok melalui meme yang viral di media sosial.
Seperti dilansir dari Detik iNET yang mengutip Sixth Tone, popularitas pria berusia 46 tahun ini meroket hingga menarik minat berbagai merek lokal untuk berkolaborasi. Ma Ning belakangan ini mengumumkan kerja sama dengan sejumlah perusahaan raksasa, termasuk produsen teknologi Lenovo.
Selain dengan Lenovo, Ma Ning juga menjalin kemitraan dengan Hisense hingga produsen susu Mengniu. Akun resmi untuk mendukung aktivitasnya kini telah tersedia di platform gaya hidup Xiaohongshu atau RedNote, serta situs berbagi video Bilibili.
Lenovo yang berstatus sebagai mitra resmi Piala Dunia FIFA mengusung slogan kampanye "Piala Dunia, teknologi China hadir di sini" dalam iklannya bersama sang wasit. Slogan tersebut merefleksikan kapabilitas teknologi perusahaan sekaligus keahlian Ma Ning di lapangan hijau.
Ma Ning menjadi satu-satunya wasit utama dari China di Piala Dunia FIFA tahun ini yang dijadwalkan berlangsung dari 12 Juni hingga 20 Juli. Turnamen ini menjadi penampilan keduanya setelah debut di Piala Dunia 2022 di Qatar sebagai ofisial keempat.
Kegagalan tim nasional sepak bola China melaju ke putaran final membuat Ma Ning menjadi figur alternatif yang didukung oleh para pencinta sepak bola setempat. Dalam turnamen ini, Ma Ning didampingi oleh asisten wasit Zhou Fei dan petugas VAR Fu Ming.
"China telah absen dari Piala Dunia selama 24 tahun, jadi kehadiran siapa pun dari China — baik pemain maupun wasit — menjadi titik penghubung yang langka dan sangat terlihat," kata Chen Diandian, mitra pendiri grup media dan konsultasi olahraga domestik ECO Sports, kepada Sixth Tone.
Pria kelahiran provinsi Liaoning ini mengawali kariernya sebagai guru pendidikan jasmani di sebuah perguruan tinggi. Dirinya kemudian memutuskan untuk beralih menjadi wasit sepak bola profesional pada tahun 2010.
Sepanjang satu dekade berkarier, Ma Ning dikenal lewat kepemimpinannya yang tegas dan tanpa kompromi terhadap pemain yang melanggar aturan. Pada sebuah pertandingan domestik tahun 2015, ia mengeluarkan sembilan kartu kuning dan tiga kartu merah yang membuatnya dijuluki 'card master'.
Sebagai gambaran ketatnya kompetisi, kompetisi Liga Super China pada tahun 2025 mencatatkan rata-rata 4,13 kartu kuning dan 0,22 kartu merah per pertandingan.
Ketegasan Ma Ning di lapangan memicu kreativitas netizen dalam membuat meme yang memadukan wajahnya dengan kartu pelanggaran. Topik mengenai dirinya telah menembus lebih dari 3 miliar tayangan di Douyin dan mendekati 100 juta tayangan di Xiaohongshu.