Warga Puebla Padati Laga Uji Coba Spanyol Kontra Peru

Share

Masyarakat Puebla di Meksiko menunjukkan antusiasme besar saat menyambut pertandingan uji coba internasional antara Tim Nasional Spanyol melawan Peru di Estadio Cuauhtemoc pada Senin, 8 Juni 2026.

Dilansir dari mediakompeten.co.id, laga tersebut menjadi hiburan tersendiri bagi warga lokal setelah kota mereka tidak terpilih sebagai salah satu tuan rumah penyelenggara Piala Dunia 2026. Panitia penyelenggara bahkan memberikan potongan harga tiket sebesar 30 persen bagi warga setempat karena harga normal berkisar antara 2.000 hingga 5.310 peso dinilai terlalu tinggi.

Pertandingan yang menghadirkan deretan bintang Eropa ini mendapatkan pengamanan ketat yang melibatkan 1.780 personel dari Garda Nasional dan Tentara Meksiko. Banyak penggemar sepak bola dari luar daerah rela menempuh perjalanan jauh demi menyaksikan pertandingan tersebut secara langsung di stadion.

"Es mi primer partido oficial, una selección europea. Es mi primer partido oficial, una selección europea. Es una selección favorita para ganar el Mundial" kata Gabriel Martinez, seorang juru masak asal Veracruz yang datang bersama anaknya.

Para pendukung lain juga telah memadati kawasan sekitar stadion sejak beberapa jam sebelum pertandingan dimulai untuk memberikan dukungan, termasuk seorang penggemar berusia 52 tahun bernama Maria.

"Ahí está el sustituto de Messi: Yamal. Yo recuerdo a Andoni Zubizarreta y empecé a apoyar a España por el Pentapichichi [Hugo Sánchez]. Soy del Barça, pero reconozco que el Real Madrid compite" ujar Maria.

Maria menambahkan bahwa kualitas sepak bola Benua Biru menjadi alasan utama keluarganya memberikan dukungan penuh kepada tim matador.

"España siempre tiene cracks. Nosotros apoyamos primero a España en casa porque México… De coração quisiéramos que les fuera bien, pero las grandes ligas están en Europa" kata Maria.

Bagi sebagian warga Meksiko yang merasa tersisih dari euforia Piala Dunia, laga persahabatan ini dianggap sebagai sebuah keberuntungan besar, seperti yang dirasakan oleh seorang guru bernama Yaret Fernandez.

"Somos barcelonistas. Nos gusta mucho Pedri, venimos aunque sea a verlo de lejitos. Esto es un gran premio de consolación porque los boletos para el Mundial son caros. Esta era nuestra oportunidad de verlos y de disfrutar con mi hija" kata Yaret Fernandez.

Di sisi lain, momen keramaian ini dimanfaatkan oleh aliansi pencarian orang hilang untuk melakukan aksi protes di area parkir stadion sebelum pertandingan dimulai. Aksi menyuarakan tuntutan keadilan tersebut berlangsung di bawah pengawasan aparat keamanan yang berjaga di sekitar Estadio Cuauhtemoc.

"La pelota vuelve a casa. Y nuestros desaparecidos, ¿cuándo regresarán a casa?" bunyi pesan yang tertulis pada salah satu poster demonstran.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author