Timnas Wales Kalah dari Rumania dalam Laga Persahabatan
Tim nasional Wales menelan kekalahan 1-2 dari Rumania dalam pertandingan persahabatan di Stadionul Steaua, Bucharest pada Sabtu, 6 Juni 2026. Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Wales yang belum pernah memenangkan laga persahabatan tandang sejak tahun 2008.
Dua gol kemenangan Rumania masing-masing dicetak oleh Florinel Coman dan Adrian Rus. Sementara itu, gol balasan dari Wales dilesakkan oleh David Brooks pada menit ke-63 dalam laga yang menjadi kemenangan pertama Gheorghe Hagi sejak ditunjuk sebagai pelatih Rumania pada April lalu.
Dilansir dari BBC, Wales sebenarnya mendominasi penguasaan bola hingga 57 persen dan melepaskan sembilan tembakan tepat sasaran. Namun, lini depan yang diisi oleh Ethan Ampadu, Brennan Johnson, serta pemain pengganti Lewis Koumas gagal mengonversi sejumlah peluang emas menjadi gol.
Hasil negatif ini membuat skuad asuhan Craig Bellamy belum meraih satu pun kemenangan dalam empat pertandingan sepanjang tahun 2026. Kemenangan terakhir Wales diraih saat menghancurkan Makedonia Utara dengan skor telak 7-1 pada November tahun lalu.
Manajer Wales, Craig Bellamy, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya atas performa anak asuhnya dalam konferensi pers setelah pertandingan.
"Disappointing," ujar Craig Bellamy, Manajer Wales.
Bellamy menilai timnya tampil kurang maksimal dalam membangun serangan dan tidak mampu memberikan tekanan yang konsisten ke area pertahanan lawan.
"There were some good bits, but there were some negatives as well. We need to be better," kata Craig Bellamy, Manajer Wales.
Menurutnya, para pemain terlalu banyak melakukan operan di area pertahanan sendiri dan lambat dalam mengalirkan bola.
"I felt we didn't create the opportunity enough to get into the final third and create consistent chances," kata Craig Bellamy, Manajer Wales.
Bellamy menegaskan bahwa pola permainan seperti itu bukan merupakan strategi yang ia harapkan dari anak asuhnya.
"We had one or two exceptional chances of course, but we were in too much build-up deep, and that's not what we look for," kata Craig Bellamy, Manajer Wales.
Ia menginginkan timnya tampil lebih agresif untuk menembus lini pertahanan lawan secara berkala.
"We want to break lines and be attacking the defence on a regular basis," kata Craig Bellamy, Manajer Wales.
Kelambatan dalam mengalirkan bola dianggap menjadi faktor utama kegagalan Wales memetik hasil positif di Bucharest.
"I just thought we were slow moving the ball at times which didn't help us, so I'm disappointed," kata Craig Bellamy, Manajer Wales.
Kritik senada juga dilontarkan oleh penyerang Wales, David Brooks, yang mencetak satu-satunya gol bagi tim tamu dalam laga tersebut.
"We were not good enough, not at all," cetus David Brooks, Penyerang Wales kepada BBC Match of the Day Wales.
Brooks meminta rekan-rekannya untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh demi memperbaiki performa tim pada pertandingan berikutnya.
"We need to watch it back and try and take some positives out of it," tutur David Brooks, Penyerang Wales.
Ia menyoroti aliran bola timnya yang dinilai kurang tajam dan tidak mampu membongkar pertahanan Rumania dengan efektif.
"We kept the ball quite nicely, but we lacked penetrating passes," tutur David Brooks, Penyerang Wales.
Menurut Brooks, kesalahan penempatan posisi bermain menjadi salah satu kelemahan mendasar yang harus segera dibenahi.
"We played in the wrong areas. We need to be miles better in the Nations League and in the next camp," tegas David Brooks, Penyerang Wales.
Setelah laga persahabatan ini, tim nasional Wales dijadwalkan kembali berkompetisi dalam ajang Nations League A pada akhir tahun ini, di mana mereka tergabung dalam satu grup bersama Portugal, Denmark, dan Norwegia.