Vivo Meluncurkan Smartphone Lipat Flagship Vivo X Fold6

Share

Pasar ponsel lipat premium kembali kedatangan lini baru dari vendor asal China. Dilansir dari Detik iNET, Vivo resmi memperkenalkan Vivo X Fold6 sebagai smartphone lipat flagship teranyar mereka.

Gawai premium ini mengusung spesifikasi tinggi, mulai dari panel layar canggih hingga dukungan performa yang bertenaga. Perangkat ini dijadwalkan mulai dipasarkan di China pada 1 Juli 2026.

Hingga saat ini, pihak produsen belum mengumumkan jadwal resmi mengenai peluncuran global maupun ketersediaannya untuk pasar Indonesia. Vivo melengkapi ponsel ini dengan sistem operasi OriginOS 6 Fold.

Sistem operasi berbasis Android 16 tersebut membawa fitur produktivitas bernama Atomic Workbench. Fitur ini dirancang khusus agar pengguna dapat menjalankan beberapa aplikasi sekaligus secara simultan pada layar lipat.

Ponsel lipat ini mengandalkan layar utama berukuran 8,02 inci menggunakan panel Samsung M14 LTPO AMOLED. Layar bagian dalam tersebut memiliki resolusi tinggi 2K+ (2504 × 2312 piksel).

Komponen tersebut mendukung refresh rate adaptif mulai dari 1 hingga 120Hz, teknologi HDR10+, serta Dolby Vision. Tingkat kecerahan maksimal yang mampu dihasilkan mencapai 5.000 nits dengan perlindungan UTG Glass.

Sementara itu, panel bagian luar atau layar cover memakai BOE LTPO AMOLED berukuran 6,51 inci. Layar sekunder beresolusi Full HD+ (2528 × 1120 piksel) ini dilindungi oleh Armor Glass.

Kedua panel layar tersebut sama-sama mendukung Dolby Vision dan mengantongi sertifikasi TÜV Rheinland Global Eye Protection 3.0. Tersedia pula fitur peredupan yang mampu mencapai tingkat kecerahan terendah hingga 1 nit.

Dapur Pacu dan Konektivitas Mandiri

Sektor performa Vivo X Fold6 digerakkan oleh chipset MediaTek Dimensity 9500 Super Edition berarsitektur 3 nm. Pengolahan grafis pada perangkat ini diserahkan kepada GPU Arm Mali-G1 Ultra MC12.

Pabrikan menyediakan varian memori dengan pilihan RAM LPDDR5X berkapasitas 12 GB dan 16 GB. Untuk ruang penyimpanan internal, tersedia opsi teknologi UFS 4.0 berkapasitas 256 GB, 512 GB, hingga 1 TB.

Vendor menyematkan komponen komunikasi internal buatan sendiri untuk menjaga kestabilan perangkat. Sektor konektivitas tersebut diperkuat oleh satu global signal amplifier serta empat unit chip Wi-Fi terintegrasi.

Kamera Kolaborasi Zeiss dan Baterai Silikon

Aspek fotografi menjadi daya tarik utama berkat kemitraan bersama Zeiss dan implementasi chip pencitraan Vivo V3+. Kamera utamanya menggunakan sensor Samsung HPB 200 MP berukuran 1/1,4 inci.

Lensa utama tersebut dibekali aperture f/1.68, penstabil gambar OIS, serta lapisan pelindung Zeiss T*. Untuk kebutuhan optical zoom 3x, terdapat kamera telefoto periskop Sony LYT602 beresolusi 50 MP.

Kamera telefoto tersebut mendukung fitur teleconverter yang mampu mencapai panjang fokus ekuivalen hingga 200 mm. Lini belakang juga dilengkapi oleh kamera ultra-wide dengan resolusi mencapai 50 MP.

Bagi keperluan swafoto, produsen memasang sensor kamera 20 MP pada layar utama maupun layar cover. Perangkat disokong baterai 7.000 mAh dengan perpaduan teknologi silikon anoda generasi kelima.

Sistem dayanya menggunakan material semi-solid-state generasi ketiga yang mendukung 80W FlashCharge. Pengisian daya nirkabel disokong lewat 40W Wireless FlashCharge serta fitur reverse wireless charging.

Ketahanan Fisik Fisik dan Dimensi

Konstruksi bodi ponsel lipat ini dirancang tangguh dengan mengantongi tiga sertifikasi ketahanan sekaligus. Vivo X Fold6 memiliki sertifikat IP5X untuk debu serta IPX8 dan IPX9 untuk air.

Pihak pengembang mengklaim komponen mekanis dan sistem perangkat tetap beroperasi normal pada suhu ekstrem hingga -20 derajat Celsius. Dimensi ketebalannya tergolong tipis saat dibuka.

Ketika dibentangkan, dimensinya berukuran 157,16 × 145,66 × 4,4 mm. Saat perangkat dilipat, ukurannya berubah menjadi 74,26 × 9,4 mm dengan bobot total bervariasi.

Varian warna Polar Night dan Salt Lake memiliki berat 228 gram. Sementara itu, untuk varian warna Blue Hole bobotnya sedikit lebih berat, yakni mencapai 235 gram.

Fitur penunjang lain mencakup pengaman sidik jari di bagian samping, speaker stereo, dual-band GPS, NFC, Bluetooth 5.4, konektivitas Wi-Fi 7, serta jaringan 5G SA/NSA.

Daftar Harga Resmi Vivo X Fold6 di Pasar China
Varian Memori dan Paket Harga Yuan (RMB) Estimasi Konversi Rupiah
12GB + 256GB 7.999 yuan Rp18 juta
12GB + 512GB 8.999 yuan Rp20,2 juta
16GB + 512GB 9.999 yuan Rp22,5 juta
16GB + 1TB 10.999 yuan Rp24,8 juta
16GB + 1TB Blue Hole Professional Imaging Kit 11.999 yuan Rp27 juta
16GB + 1TB Black Gold Professional Imaging Kit 12.299 yuan Rp27,7 juta

Pertanyaan Seputar Spesifikasi Perangkat

Berapa kapasitas baterai Vivo X Fold6?

Vivo X Fold6 menggunakan baterai 7.000 mAh dengan dukungan fast charging 80W dan wireless charging 40W.

Chipset apa yang digunakan Vivo X Fold6?

Smartphone ini ditenagai MediaTek Dimensity 9500 Super Edition yang diproduksi dengan fabrikasi 3 nm.

Berapa kamera utama Vivo X Fold6?

Kamera utamanya menggunakan sensor Samsung HPB 200 MP dengan OIS dan optik Zeiss.

Apakah Vivo X Fold6 tahan air?

Ya. Vivo X Fold6 mengantongi sertifikasi IP5X, IPX8, dan IPX9.

Kapan Vivo X Fold6 dijual?

Vivo X Fold6 mulai dijual di China pada 1 Juli. Hingga kini belum ada informasi resmi mengenai peluncuran global maupun Indonesia.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author