Virgil van Dijk Banjir Kritik Setelah Hasil Imbang Lawan Maroko

Share

Kapten tim nasional Belanda, Virgil van Dijk, menerima gelombang kritik tajam dari publik dan analis setelah performanya dianggap tidak maksimal saat membiarkan Maroko mencetak gol penyeimbang 1-1 pada pertandingan Piala Dunia tanggal 30 Juni 2026.

Dilansir dari fcupdate.nl, Belanda yang sempat unggul lewat gol Cody Gakpo harus rela berbagi poin setelah Issa Diop mencetak gol di masa injury time akibat kelengahan lini pertahanan. Di samping kritik netizen, mantan pemain Belanda Willem van Hanegem juga menyatakan keraguannya dalam podcast Willem & Wessel di VoetbalPrimeur.

"Ik zie een heel goede verdediger. Maar de laatste tijd vind ik hem niet in goede doen. Heel gek is dat.

Een paar keer ging het nét goed. Normaal gesproken zit-ie er altijd bovenop, of net tussen of achter. Nu liet hij het een paar keer gaan." ujar Willem van Hanegem, Analis VoetbalPrimeur.

Kritik lebih keras datang dari kolumnis Hugo Borst dalam acara De Oranjezomer yang dilansir dari meemetoranje.nl, yang menyebut bek berusia 34 tahun tersebut terlalu banyak memberi instruksi tanpa aksi nyata.

"Hij is een pseudo-verdediger. Hij wijst heel veel, maar hij grijpt niet in" kata Hugo Borst, Kolumnis De Oranjezomer.

Borst menambahkan bahwa Van Dijk seharusnya bisa menghentikan serangan lawan lebih awal saat menghadapi pertandingan sebelumnya.

"In de vorige wedstrijd had hij alles de kiem in kunnen smoren door gewoon vooruit te verdedigen in plaats van achteruit mee te lopen" kata Hugo Borst, Kolumnis De Oranjezomer.

Borst kemudian menantang reporter Noa Vahle untuk menanyakan langsung kritik tersebut kepada sang kapten.

"Durf jij aan de kaart te stellen dat er veel kritiek is op Van Dijk?" tanya Hugo Borst, Kolumnis De Oranjezomer.

Borst kembali menegaskan tantangannya kepada Vahle di dalam studio.

"Durf jij dat tegen hem te zeggen?" tanya Hugo Borst, Kolumnis De Oranjezomer.

Mendengar tantangan tersebut, Noa Vahle memberikan jawaban mengenai batasan posisinya sebagai jurnalis lapangan.

"Ik ben altijd bereid om een kritische vraag te stellen, maar ik zit niet in de positie waar jij in zit om hem dat te zeggen" ujar Noa Vahle, Reporter De Oranjezomer.

Di sisi lain, Soccernews.nl melaporkan bahwa Borst secara terbuka memberikan sebutan negatif bagi sang pemain.

"Pseudo-verdediger" kata Hugo Borst, Kolumnis De Oranjezomer.

Borst mengulangi pernyataannya mengenai kegagalan antisipasi Van Dijk dalam siaran tersebut.

“Durf jij aan de kaart te stellen dat er veel kritiek is op Van Dijk? Hij is een pseudo-verdediger. Hij wijst heel veel, maar hij grijpt niet in.” kata Hugo Borst, Kolumnis De Oranjezomer.

Borst menyoroti bagaimana Van Dijk bermain mundur saat menghadapi Swedia.

“In de vorige wedstrijd had hij alles de kiem in kunnen smoren door gewoon vooruit te verdedigen in plaats van achteruit mee te lopen.” kata Hugo Borst, Kolumnis De Oranjezomer.

Tantangan tersebut diulang kembali oleh Borst kepada Vahle dalam laporan Soccernews.nl.

“Durf jij dat tegen hem te zeggen?” tanya Hugo Borst, Kolumnis De Oranjezomer.

Vahle pun kembali menegaskan posisinya yang berbeda dengan pengamat di studio.

“Ik ben altijd bereid om een kritische vraag te stellen, maar ik zit niet in de positie waar jij in zit om hem dat te zeggen.” ujar Noa Vahle, Reporter De Oranjezomer.

Selain itu, Theo Janssen juga mengkritik Van Dijk karena dianggap sering membuat Frenkie de Jong kesulitan akibat operan-operan yang kurang berani di lini belakang.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author