Viktor Axelsen Kulineran di Indonesia Usai Resmi Pensiun
Mantan pebulutangkis nomor satu dunia asal Denmark, Viktor Axelsen, mengunjungi Indonesia untuk menikmati masa pensiunnya dengan mencicipi kuliner lokal berupa bakmi pada Minggu, 24 Mei 2026. Momentum santai ini dibagikan langsung oleh peraih dua medali emas Olimpiade tersebut melalui akun media sosial X pribadinya.
Dilansir dari Bola, Axelsen mengunggah foto hidangan bakmi lengkap dengan kuah, bakso, serta berbagai lauk pendamping. Selama aktif menjadi atlet profesional, ia mengaku sangat membatasi diri dalam mencoba makanan baru demi menjaga performa bertanding.
"Saya dulu tidak banyak mencoba makanan lokal selama karier karena tidak ingin mencoba hal baru sebelum dan selama kompetisi," tulis Axelsen dalam unggahannya.
Keputusannya untuk pensiun memberikan kebebasan baru bagi dirinya untuk mengeksplorasi berbagai hal yang sebelumnya tidak bisa ia lakukan. Legenda bulutangkis tersebut kini mengaku sangat menikmati pengalaman pertamanya mencoba makanan khas Indonesia tersebut.
"Namun sekarang setelah pensiun, sudah waktunya mencoba. Di Indonesia saat ini dan baru saja mencoba ‘Bakmi’, tidak buruk!" tambah Axelsen.
Sebelumnya, Axelsen secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia bulutangkis profesional pada 15 April 2026 di usia 32 tahun. Langkah besar ini diambil setelah dirinya berjuang melewati cedera punggung kronis yang mengganggu performanya selama bertahun-tahun.
Pebulutangkis tunggal putra ini sempat menjalani operasi punggung pada April 2025, namun kondisinya kembali mengalami kemunduran pada Oktober di tahun yang sama. Pada akhirnya, kondisi fisik yang tidak lagi prima memaksanya untuk berhenti dari level kompetisi tertinggi.
"Tubuh saya sudah tidak mengizinkan saya melanjutkan," ujar Axelsen saat mengumumkan pensiunnya.
Sepanjang kariernya, Axelsen menorehkan prestasi gemilang termasuk medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 dan Paris 2024, serta medali perunggu di Rio 2016. Ia juga mengoleksi dua gelar juara dunia pada 2017 dan 2022, juara All England, membawa Denmark menjuarai Thomas Cup 2016, serta mengukuhkan dominasinya dengan menduduki peringkat satu dunia selama 183 minggu.