VfL Wolfsburg Hadapi Babak Relegasi Setelah Performa Buruk Musim Ini

Share

Klub sepak bola VfL Wolfsburg harus menghadapi babak Relegasi Bundesliga melawan SC Paderborn pada Kamis, 21 Mei 2026, demi mempertahankan posisi mereka di divisi utama setelah menampilkan performa yang dinilai sangat mengecewakan sepanjang musim ini.

Dilansir dari media Jerman sport1.de, Wolfsburg dinilai sebagai tim dengan penampilan terburuk tahun ini jika mengacu pada potensi finansial dan fasilitas modern yang mereka miliki.

Meskipun berada dalam situasi sulit di papan bawah, gelandang bintang Wolfsburg, Christian Eriksen, mencoba membandingkan potensi kemenangan di laga Relegasi ini dengan pencapaian besar.

"Es gibt dafür keine Schale, aber es fühlt sich sicher wie ein Titel an." kata Christian Eriksen, Gelandang VfL Wolfsburg.

Pernyataan tersebut memicu kritik karena Wolfsburg didukung oleh kekuatan finansial dari perusahaan raksasa Volkswagen, namun justru terus mengalami ketidakstabilan internal dan pergantian pelatih yang konstan.

Pada musim ini saja, Wolfsburg telah dipimpin oleh tiga pelatih kepala yang berbeda, dengan Dieter Hecking sebagai pelatih saat ini, serta pergantian posisi direktur olahraga dari Peter Christiansen ke Pirmin Schwegler.

Kondisi internal yang penuh gejolak ini memicu keprihatinan dari kalangan internal klub sendiri setelah mereka memastikan posisi ke-16 usai meraih kemenangan di markas St. Pauli.

"Als Wunder sollte Platz 16 echt niemand bezeichnen" ujar seorang karyawan berdarah lama VfL Wolfsburg.

Karyawan yang tidak disebutkan namanya tersebut menambahkan bahwa klubnya hanya sedang beruntung bisa lolos dari ancaman degradasi langsung.

"wir sind einfach mit einem blauen Auge davongekommen." kata karyawan berdarah lama VfL Wolfsburg.

Saat ini, fokus utama manajemen VfL Wolfsburg dikabarkan hanya tertuju pada pembatasan dampak kerusakan dari krisis yang sedang terjadi, alih-alih menyusun strategi jangka panjang.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author