Veda Ega Pratama Siap Hadapi Tantangan Moto3 di Sirkuit Sachsenring
Ajang balap Moto3 2026 segera bergulir di Sirkuit Sachsenring, Jerman pada akhir pekan ini. Bagi pebalap muda asal Indonesia, Veda Ega Pratama, lintasan ini memiliki arti yang sangat mendalam. Sirkuit yang dipenuhi tikungan teknis tersebut menjadi saksi bisu saat Veda Ega Pratama berhasil mengamankan podium tertinggi pertamanya dalam kompetisi Red Bull Rookies Cup 2025. Seperti dilansir dari Detik Oto, pebalap andalan Honda Team Asia ini kembali menyambangi Sachsenring dengan tingkat kepercayaan diri yang tinggi berkat catatan positif pada musim lalu.
Kemenangan bersejarah Veda Ega Pratama tercipta dalam balapan kedua Red Bull Rookies Cup seri Sachsenring yang digelar pada 13 Juli 2025.
Setelah sempat gagal mengamankan podium utama pada balapan pertama, rider kelahiran Gunung Kidul, Yogyakarta ini langsung bangkit dan tampil dominan pada race kedua. Veda Ega Pratama sukses menyentuh garis finis di posisi terdepan dengan membukukan catatan waktu balap selama 28 menit 26,509 detik.
Ia berhasil mengungguli pebalap asal Jepang, Zen Mitani, yang harus puas finis di urutan kedua dalam balapan tersebut. Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh Yaroslav Karpushin yang sebenarnya memulai jalannya balapan dari posisi terdepan atau pole position.
Rekan senegara Veda, Kiandra Ramadhipa, juga menunjukkan performa memukau dengan berhasil mengamankan posisi finis keempat. Sesaat setelah menyelesaikan balapan, Veda Ega Pratama menarik perhatian publik lewat selebrasi tari Aura Farming Pacu Jalur yang tengah viral di tanah air. Aksi selebrasi tersebut sengaja dilakukan sebagai bentuk rasa bangga sekaligus upaya memperkenalkan kebudayaan Indonesia di tingkat internasional.
Hasil positif di Jerman langsung mendongkrak perolehan poin Veda Ega Pratama pada papan klasemen sementara Red Bull Rookies Cup 2025 saat itu.
Tambahan poin tersebut membuat Veda mengantongi total 130 poin dan bertengger di peringkat ketiga klasemen. Ia hanya berselisih 11 angka dari pebalap Alvaro Carpe Uriarte yang menempati peringkat kedua. Pada akhir kompetisi musim 2025, Veda Ega Pratama sukses mengunci status sebagai runner-up Red Bull Rookies Cup.
Prestasi gemilang tersebut membuka jalan bagi dirinya untuk promosi ke ajang Kejuaraan Dunia Moto3 musim 2026 bersama skuat Honda Team Asia.
Perjalanan karier balap Veda Ega Pratama berawal dari sirkuit non-permanen di Pasar Sapi, Gunung Kidul, Yogyakarta. Potensi besar yang dimilikinya kemudian ditempa melalui program pembinaan Astra Honda Racing School (AHRS) pada tahun 2019.
Karier balapnya terus melejit hingga pada tahun 2022 ia berhasil menempati peringkat ketiga dalam klasemen akhir Asia Talent Cup. Setahun berselang, Veda Ega Pratama mencetak sejarah baru dengan keluar sebagai juara kompetisi Asia Talent Cup 2023.
Pada musim balap yang sama, ia juga sukses mengamankan peringkat ketiga di kelas Asia Production 250 Asia Road Racing Championship (ARRC). Memasuki musim balap 2024, Veda naik ke kelas Supersport 600 ARRC bersama Astra Honda Racing Team dan menyudahi kompetisi di peringkat keenam. Kini Sirkuit Sachsenring kembali bersiap menyambut kehadiran pebalap berusia 17 tahun tersebut untuk bersaing di level yang jauh lebih tinggi.
Pengalaman manis meraih kemenangan setahun lalu diharapkan mampu menjadi motivasi tambahan bagi Veda Ega Pratama untuk mendulang poin di Moto3.