Vasco da Gama Tahan Olimpia 1-1 Melalui Rotasi Besar
Klub sepak bola asal Brasil, Vasco da Gama, berhasil mencuri satu poin setelah mengimbangi tuan rumah Olimpia dengan skor 1-1 dalam laga kelima babak penyisihan Grup G Copa Sudamericana di Stadion Defensores del Chaco, Asuncion, pada Rabu malam waktu setempat, 20 Mei 2026.
Keputusan merombak susunan pemain ini diambil oleh manajemen tim tamu akibat performa buruk dalam laga tandang domestik, termasuk saat menderita kekalahan telak 1-4 dari Internacional di kompetisi Serie A Brasil. Dilansir dari laporan gol.com, ysscores.com, sportsmole.co.uk, dan koranmanado.co.id, Vasco da Gama memilih formasi 4-2-3-1 dengan menempatkan David sebagai ujung tombak tunggal yang didukung oleh pergerakan Marino dan Nuno Moreira.
Kondisi tim perwakilan Brasil tersebut semakin menantang karena mereka tidak didampingi oleh pelatih utama Renato Gaucho yang terkena sanksi skorsing, sehingga kendali taktis di pinggir lapangan diserahkan kepada asisten pelatih Alexandre Mendes. Kekuatan klub berjuluk Cruzmaltino ini juga tereduksi setelah Cuiabano dipastikan absen akibat cedera serta kondisi fisik Paulo Henrique yang dilaporkan masih meragukan menjelang pertandingan.
Meski tampil dengan skuad pelapis, Vasco da Gama tetap menunjukkan produktivitas tinggi di kompetisi kontinental dengan catatan lima gol dalam dua laga Sudamericana terakhir. Berdasarkan data dari Sportsmole, hasil imbang ini membuat Vasco da Gama berhak mempertahankan posisi puncak klasemen sementara Grup G berkat keunggulan selisih gol, setelah pada pertemuan pertama sukses menang telak 3-0 atas Olimpia di Rio de Janeiro sekitar tiga minggu lalu.
Di sisi lain, Olimpia menghadapi laga perebutan takhta grup ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah baru saja mengunci gelar juara Torneo Apertura di kompetisi domestik Paraguay. Tim asuhan Pablo Sanchez tersebut juga memiliki modal positif lewat kemenangan dramatis 3-2 atas Recoleta melalui gol larut Hugo Sandoval pada akhir pekan sebelumnya.
Untuk meredam tim tamu, pelatih Pablo Sanchez menerapkan formasi 4-1-4-1 dengan mengandalkan duet Lezcano dan Ferreira sebagai motor serangan utama di lini depan Olimpia. Namun, kekuatan tim berjuluk El Decano ini sedikit pincang karena kehilangan dua gelandang jangkar mereka, Richard Sanchez dan Richard Ortiz, yang terpaksa menepi akibat mengalami cedera.