Universitas Pelita Harapan dan Universitas Bina Nusantara Raih Juara Campus League 2026
Gelar juara Campus League 2026 Basketball Regional Jakarta berhasil dibagi rata oleh tim putra Universitas Pelita Harapan (UPH) dan tim putri Universitas Bina Nusantara (Binus) pada partai final yang berlangsung Minggu (31/5/2026), dilansir dari Bola.
Kegagalan Binus untuk mengawinkan gelar terjadi setelah tim putra UPH membukukan kemenangan meyakinkan dengan skor akhir 67-55 pada laga penutup yang digelar di markas UPH selaku tuan rumah.
Keberhasilan tim tuan rumah di sektor putra ini mendapat apresiasi langsung dari sang pelatih yang merasa diuntungkan oleh komposisi pemain serta atmosfer pertandingan.
"Kami merasa sangat beruntung karena kami memiliki pemain yang bertalenta. Ini merupakan turnamen yang spesial bagi kami karena kami bermain di kampus sendiri dan mendapatkan dukungan luar biasa," ujar pelatih tim putra UPH, Stephen Metcalfe.
Faktor kestabilan performa sepanjang laga dinilai menjadi pembeda utama yang membuat tim tuan rumah mampu meredam perlawanan Binus University.
"Kunci kemenangan tim ini adalah kami konsisten, kami bermain dengan level permainan kami sendiri. Kami memiliki budaya yang berbeda. Kita dituntut untuk menjadi atlet yang sempurna di dalam dan di luar lapangan," ujar Aaron Nathanael, pemain UPH.
Sektor putri menyajikan drama berbeda saat tim putri Binus meredam gemuruh pendukung tuan rumah lewat kemenangan 47-37 melalui rentetan tembakan tiga angka krusial pada kuarter keempat.
Raihan trofi di musim perdana ini disambut positif oleh juru taktik Binus yang langsung mengalihkan fokus untuk membidik takhta juara di fase selanjutnya.
"Tentu ini kemenangan yang bersejarah. Kami senang bisa menang melawan UPH yang juga merupakan tim bagus dan mereka di sini jadi tuan rumah. Kami memang mengincar gelar juara karena ini musim perdana Campus League, di mana yang pertama pasti akan dikenang," ujar Coach Binus, M. Ridzky Ichwan Pratama.
Ketangguhan mental menjadi modal utama skuad putri Binus dalam mengatasi tekanan publik tuan rumah sepanjang pertandingan final yang berjalan ketat.
"Awalnya kami deg-degan menghadapi UPH yang jadi tuan rumah. Namun, kami mempertahankan mental kami untuk memberikan perlawanan dan akhirnya kami bisa meraih poin demi poin untuk memenangkan pertandingan," ujar Keira Ammabel Hadinoto, pencetak 17 poin bagi Binus.
Satu tiket terakhir menuju putaran The Nationals dari sektor putra berhasil disegel oleh Institut Perbanas yang dominan menang 65-41 atas Universitas Trisakti dalam perebutan tempat ketiga.
Langkah tim putra Perbanas diikuti oleh tim putrinya yang menang tipis 35-32 atas Universitas Budi Luhur (UBL) untuk mengamankan posisi ketiga, namun jatah lolos The Nationals sektor putri hanya terbatas bagi juara dan runner-up.