PT Unggul Indah Cahaya Tbk Bagikan Dividen Final Rp554,68 Miliar

Share

PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) mengumumkan pembagian dividen final tahun buku 2025 dengan total nilai mencapai Rp554,68 miliar pada Selasa, 26 Mei 2026. Keputusan pengucuran keuntungan ini setara dengan Rp1.447 per lembar saham bagi para pemegang saham emiten kimia tersebut.

Laporan keuangan per 31 Desember 2025 menjadi basis pertimbangan alokasi dana tersebut menurut data internal perseroan. Induk usaha mencatatkan perolehan laba bersih sebesar US$36,98 juta, dengan posisi saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya mencapai US$238,90 juta, serta total ekuitas bernilai US$322,90 juta.

Aksi korporasi ini melengkapi pembagian dividen interim sebesar Rp215 per saham atau senilai Rp82,41 miliar yang telah disetujui dewan komisaris pada 26 September 2025. Dengan demikian, akumulasi keseluruhan dividen UNIC untuk tahun buku 2025 menyentuh angka Rp637,09 miliar atau setara Rp1.662 per saham.

Pengumuman ini berdampak langsung pada pergerakan saham perusahaan di lantai bursa. Berdasarkan data RTI yang dilansir Liputan6.com, harga saham UNIC menguat 1,65 persen ke level Rp15.375 per saham pada penutupan sesi pertama perdagangan, tepat saat memasuki masa cum dividen di pasar reguler dan negosiasi.

Aktivitas perdagangan saham produsen bahan baku deterjen ini bergerak di rentang Rp15.150 hingga Rp15.500 per saham dengan nilai transaksi harian sebesar Rp1 miliar dari volume 662 saham. Kapitalisasi pasar UNIC tercatat berada pada angka Rp5,89 triliun setelah melalui frekuensi perdagangan sebanyak 200 kali.

Kondisi penguatan ini berbanding terbalik dengan performa bursa domestik secara umum. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru tergelincir 0,91 persen ke posisi 9.149,68 pada akhir sesi pertama, sementara indeks LQ45 ikut melemah 1,18 persen menuju level 623,78.

Sebanyak 396 saham bergerak melemah, 253 saham mencatatkan penguatan, dan 169 saham lainnya tidak bergerak. Perdagangan agregat di bursa membukukan nilai transaksi harian Rp9,1 triliun dari volume 15,3 miliar saham, dengan posisi nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada di kisaran 17.789.

Rangkaian jadwal pencairan sisa dividen akan berlanjut dengan masa ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 29 Mei 2026. Selanjutnya, pencatatan daftar pemegang saham yang berhak atas dana tunai diagendakan pada 2 Juni 2026 pukul 16.00 WIB, sebelum pembayaran final didistribusikan pada 9 Juni 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author