Ultras AC Milan Tuntut Zlatan Ibrahimovic Mundur Setelah Pemecatan Massal

Share

Kelompok ultras AC Milan meluapkan kemarahan mereka kepada Zlatan Ibrahimovic setelah gelombang pemecatan besar-besaran yang mengguncang klub. Seperti dilansir dari Bola, suporter garis keras menilai mantan striker asal Swedia itu tidak layak untuk tetap bertahan di jajaran manajemen.

Kekesalan suporter memuncak karena Ibrahimovic kini justru mendapat kewenangan yang lebih besar di internal klub. Situasi di dalam tubuh Rossoneri sendiri memang sedang mengalami kekacauan hebat dalam 24 jam terakhir.

AC Milan dihantam dua pukulan sekaligus setelah harapan lolos ke Liga Champions musim depan dipastikan sirna. Kegagalan tersebut terjadi usai mereka kalah dengan skor 1-2 dari Cagliari di Stadion San Siro pada Senin dini hari WIB kemarin.

Padahal, hasil imbang sebenarnya sudah cukup untuk membuat Milan unggul rekor pertemuan atas Como sekaligus merebut posisi keempat di klasemen. Namun, kekalahan tersebut menjadi akhir pahit yang memicu keputusan drastis dari petinggi klub.

Pemilik RedBird, Gerry Cardinale, langsung bergerak cepat dengan memecat pelatih Massimiliano Allegri, direktur olahraga Igli Tare, CEO Giorgio Furlani, serta direktur teknik Geoffrey Moncada sekaligus. Pengumuman pemecatan massal itu disampaikan dalam satu pernyataan resmi yang mengejutkan banyak pihak.

Di tengah langkah sapu bersih manajemen tersebut, Ibrahimovic justru tetap dipertahankan oleh pemilik klub. Pria yang kini menjabat sebagai penasihat khusus klub itu bahkan disebut mendapat peran yang lebih besar dibanding sebelumnya.

Pada Selasa malam waktu setempat, Ibrahimovic terlihat mendatangi hotel tempat Cardinale menginap. Kedatangan tersebut bertujuan untuk mengikuti pertemuan darurat yang membahas krisis yang sedang melanda kubu Milan.

Sikap Suporter Garis Keras

Sebelum kekalahan dari Cagliari terjadi, ultras Milan sebenarnya lebih banyak mengarahkan aksi protes mereka kepada Giorgio Furlani. Suporter pada awalnya juga masih memberikan dukungan kepada Allegri dan Tare untuk tetap bertahan.

Namun, kekalahan memalukan di kandang sendiri mengubah sikap mereka secara drastis. Suporter garis keras Milan kemudian memasang spanduk baru di depan markas klub, Casa Milan.

"Tak seorang pun boleh bertahan: Ibrahimovic juga harus keluar sekarang," demikian isi pesan dalam spanduk tersebut.

Kendati tekanan dari suporter makin keras, Cardinale tampaknya belum memiliki niat untuk menyingkirkan Ibrahimovic. Setelah memecat seluruh jajaran pelatih dan direksi sepak bola, penasihat khusus Milan itu masih menjadi sosok yang dipercaya untuk membantu membenahi klub.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author