UEFA Beri Sanksi Larangan Suporter CSKA Sofia Hadapi Qarabağ di Liga Europa
UEFA menjatuhkan sanksi larangan hadir bagi suporter CSKA Sofia pada leg pertama babak kedua kualifikasi Liga Europa melawan Qarabağ FK di Stadion Tofiq Bakhramov, Baku, Azerbaijan, pada Kamis, 23 Juli 2026, dilansir dari achmadnurhidayat.id. Sanksi ini diberikan karena kerusuhan suporter CSKA Sofia saat laga tandang melawan Derry City pada babak kualifikasi pertama. Pendukung klub tersebut melakukan pelemparan benda ke lapangan, merusak fasilitas stadion, serta melakukan tindakan rasis, menurut laporan yang sama. Selain larangan penonton di stadion, UEFA juga menjatuhkan denda sebesar 50.000 euro kepada manajemen CSKA Sofia sebagai bagian dari hukuman.
Akibat sanksi tersebut, CSKA Sofia dipastikan bertanding tanpa dukungan suporter di tribun stadion saat melawan Qarabağ FK yang dilatih Qurban Qurbanov. Pelatih CSKA Sofia, Hristo Yanev, menurunkan skema 4-3-1-2 dengan Jordao sebagai kapten, sementara Qarabağ memasang formasi 4-2-3-1 dengan Huseynov sebagai kapten.
Pertandingan leg pertama yang berlangsung di Baku berakhir imbang tanpa gol, memaksa kedua tim untuk menyiapkan strategi matang jelang leg kedua di Stadion Vasil Levski, Sofia, pada 30 Juli 2026, seperti dilaporkan pdiperjuanganbali.id. CSKA Sofia datang dengan catatan dua kemenangan, dua imbang, dan satu kekalahan dalam lima pertandingan terakhir, dengan total lima gol dan empat kebobolan. Sedangkan Qarabağ FK menunjukkan performa ofensif kuat dengan empat kemenangan dan satu imbang, mencetak 13 gol dan hanya kebobolan tiga gol.
Pelatih Hristo Yanev menyiapkan strategi khusus untuk pertandingan di kandang, dengan tekanan besar pada pengelolaan pertandingan dan penciptaan gol tandang. Ia menyatakan, "Pertandingan ini akan sangat menentukan, kami harus fokus dan memanfaatkan peluang dengan baik." Qurban Qurbanov mengakui pentingnya menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan. "Kami akan berusaha keras memanfaatkan keunggulan kandang dan menjaga performa solid," ujar Qurbanov.
Kerusuhan suporter yang menyebabkan sanksi UEFA tersebut menjadi perhatian utama sebelum laga ini, mengingat pentingnya dukungan penonton dalam pertandingan kualifikasi ini.