Turnamen Wimbledon 2026 Hadirkan Laga Sengit Sejumlah Petenis Dunia

Share

Sejumlah petenis top dunia berlaga dalam putaran kedua turnamen Grand Slam Wimbledon 2026 di Centre Court Inggris pada Rabu, 1 Juli 2026. Dilansir dari BBC, petenis nomor satu dunia Jannik Sinner bersiap menghadapi Nuno Borges setelah sebelumnya berjuang keras selama tiga setengah jam dan melakukan 52 unforced errors untuk mengalahkan Miomir Kecmanovic. Sementara itu, Aryna Sabalenka mencatatkan performa gemilang di tunggal putri dengan meraih rating performa 9,44 pada babak pertama dan sempat menyentuh 9,49 di babak kedua.

Di sektor ganda putra, petenis tuan rumah Marcus Willis kembali berkompetisi setelah sepuluh tahun lalu sempat membuat heboh karena berhasil melambungkan bola melewati Roger Federer.

"People say, did you enjoy every moment? No, I was playing a tennis match. It's not always fun," ujar Marcus Willis, petenis putra Inggris. Willis yang berpasangan dengan David Stevenson menghadapi Joe Salisbury dan Ariel Behar di lapangan delapan yang dipadati penonton.

"I'm very grateful for the chance to have been on Centre Court – that's wild – but I wanted to win on Centre Court," kata Marcus Willis. Pasangan Willis harus merelakan set pertama yang dimenangkan oleh Salisbury dan Behar, sementara mantan petenis Dan Evans dipastikan mengakhiri karier bermainnya setelah menelan kekalahan saat berpasangan dengan Henry Searle.

Suporter Dan Evans yang datang dari Solihull, Tom Ritchie, mengungkapkan rasa terima kasih atas karier luar biasa sang petenis yang dinilai unik dan meningkatkan antusiasme terhadap olahraga tenis. "We wanted to say thanks for the career – he's had some brilliant moments," kata Tom Ritchie, penggemar tenis. Rekan sesama suporter, George Rayson, menambahkan bahwa ramainya antrean di luar lapangan membuktikan betapa populernya Evans yang dikenal sangat rendah hati dan dekat dengan penggemar.

"How busy it is here – the queues outside the court – show how popular he is. He's really down to earth and relatable. That's why we love him," tutur George Rayson, penggemar tenis.

Pada pertandingan lain, Grigor Dimitrov berhasil menang tiga set langsung atas Dane Sweeny, sedangkan unggulan keempat asal Amerika Serikat Ben Shelton harus tersingkir setelah kalah dari Otto Virtanen. Dilansir dari ESPN, laga di sektor putri juga diwarnai dengan kekalahan mantan petenis nomor satu dunia Serena Williams dari petenis berusia 20 tahun, Maya Joint, dengan skor 6-3, 6-7 (6), 6-3 dalam waktu dua jam 22 menit.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author