Thomas Tuchel Mengubah Formasi Inggris Lawan Norwegia di Miami

Share

Tim nasional Inggris menghadapi Norwegia dalam babak perempat final Piala Dunia FIFA 2026 di Miami pada Sabtu (11/7/2026) dengan menerapkan perubahan strategi akibat krisis bek kanan.

Dilansir dari independent.co.uk dan fantasyfootballscout.co.uk, manajer Inggris Thomas Tuchel melakukan dua pergantian pemain starter dalam laga krusial ini. Jarell Quansah harus absen akibat hukuman akumulasi kartu, sedangkan Reece James yang belum bugar sepenuhnya ditempatkan di bangku cadangan.

John Stones masuk menggantikan posisi Quansah untuk berduet dengan Marc Guehi di lini tengah pertahanan. Pergeseran ini membuat Ezri Konsa diposisikan sebagai bek kanan, sementara Noni Madueke masuk menggantikan Bukayo Saka di posisi sayap kanan.

Thomas Tuchel memaparkan alasan taktis di balik penunjukan Konsa sebagai bek kanan utama dalam pertandingan menghadapi Norwegia tersebut.

"Kami kehilangan bek kanan lainnya, yaitu Jarell [Quansah], Reece [James] tersedia, tetapi mungkin tidak untuk 90 menit. Saya ingin dia menjadi pilihan," kata Thomas Tuchel, Manajer Timnas Inggris.

Keputusan menempatkan Konsa didasarkan pada rekam jejak performa sang pemain yang dinilai solid saat membela tim nasional di tingkat tertinggi.

"Ezri bermain untuk kami di level tertinggi, itulah pemikirannya," ujar Thomas Tuchel, Manajer Timnas Inggris.

Selain lini belakang, Tuchel juga mengandalkan duet Stones dan Guehi untuk meredam pergerakan penyerang Norwegia, Erling Haaland, karena mereka merupakan rekan setim di level klub.

"Mereka mengenalnya, tetapi dia juga mengenal mereka, itulah tujuannya, untuk menghentikan lini depan mereka dan Erling, Sorloth. Kami ingin menjadi tim yang kuat dalam situasi bola mati," kata Thomas Tuchel, Manajer Timnas Inggris.

Strategi agresif ini diharapkan mampu membuat Inggris tampil lebih menekan dan menguasai wilayah permainan lawan meskipun dalam kondisi cuaca yang panas menyengat.

"Kami ingin menghabiskan lebih banyak waktu di area pertahanan lawan. Kami bisa lebih baik dalam tekanan tinggi, membangun serangan dari bawah, untuk mengatasi tekanan tinggi lawan. Menghabiskan lebih banyak waktu di area mereka, terutama dalam kondisi seperti ini," ujar Thomas Tuchel, Manajer Timnas Inggris.

Sementara itu, tim nasional Norwegia hanya melakukan satu pergantian pemain setelah kemenangan mereka atas Brasil, dengan memasukkan Andreas Schjelderup sejak menit awal pertandingan untuk menggantikan Antonio Nusa.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author