Transfer Morgan Rogers ke Chelsea Memicu Perdebatan Pengamat

Share

Keputusan Morgan Rogers memilih Chelsea ketimbang Arsenal dengan nilai transfer 117 juta paun memicu pandangan berbeda dari sejumlah mantan pemain Premier League. Penyerang asal Inggris tersebut resmi mengikat kontrak bersama The Blues hingga 2033.

Mantan pemain Chelsea, Pat Nevin, menilai kepindahan ke Stamford Bridge menjadi langkah rasional bagi Rogers demi jaminan posisi di tim utama. Ia menganggap persaingan lini depan di Arsenal terlalu ketat bagi sang pemain.

"Morgan Rogers sangat luar biasa. Saya menyukainya sebagai seorang pemain. Kita sering membicarakan pemain yang egois, tetapi dia adalah salah satu pemain yang paling tidak mementingkan diri sendiri yang saya kenal di sepak bola Inggris. Dia benar-benar luar biasa," kata Pat Nevin, mantan bintang Chelsea.

Nevin menambahkan bahwa gaya bermain Rogers yang mengutamakan tim menjadi nilai tambah besar bagi klub barunya.

"Pemain yang luar biasa biasanya sedikit egois saat menguasai bola. Saya sering menyaksikan Aston Villa, dan terlepas dari kekaguman saya pada John McGinn, Morgan adalah pemain favorit saya," ujar Pat Nevin, mantan bintang Chelsea.

Ia memprediksi Rogers akan kesulitan menembus skuat utama jika memilih bergabung dengan tim asuhan Mikel Arteta di London Utara.

"Jujur, saya sangat mengaguminya sebagai pemain. Dia benar-benar fantastis. Jadi Arsenal masuk akal.

Lalu Anda melihat di mana dia harus masuk, dan Anda berpikir, apakah Anda akan menggeser Odegaard? Mereka baru saja mendatangkan Eze," kata Pat Nevin, mantan bintang Chelsea.

Nevin juga menyoroti kedalaman skuat The Gunners yang berpotensi membatasi menit bermain sang pemain muda.

"Kai Havertz bisa turun ke posisi itu dan meskipun Anda adalah Morgan Rogers dan Anda pemain hebat, Anda pasti berpikir, apakah saya akan mendapatkan kesempatan bermain di sini? Eze sangat spektakuler, dan dia tidak bermain setiap minggu," ujar Pat Nevin, mantan bintang Chelsea.

Menurutnya, ketiadaan jaminan bermain secara rutin dapat berdampak negatif pada perkembangan seorang pesepak bola.

"Dan jika Anda tidak bermain setiap minggu dan berada di posisi itu, hal tersebut berdampak buruk. Apakah dia akan bermain setiap minggu untuk Chelsea? Sepenuhnya, total.

Dia dipastikan masuk. Jika dia fit dan bermain bagus, dia menjadi starter," kata Pat Nevin, mantan bintang Chelsea.

Ia meyakini manajer Xabi Alonso akan menjadikan Rogers sebagai pilar inti tim bersama Cole Palmer.

"Dia berada di urutan teratas dalam daftar pemain. Anda membangun tim di sekitarnya dan Cole Palmer. Dalam pengertian itu, masuk akal bagi saya jika urusan dengan Arsenal tidak terjadi. Dia akan memainkan setiap pertandingan [untuk Chelsea]," ujar Pat Nevin, mantan bintang Chelsea.

Di sisi lain, mantan bek Chelsea Glen Johnson memberikan penilaian berbeda terkait nilai transfer sang pemain. Dilansir dari The Sun, Johnson mempertimbangkan apakah performa Rogers sejauh ini sudah sepadan dengan nilai kontraknya yang memecahkan rekor transfer Inggris.

Rogers mencatatkan debutnya bersama Chelsea saat menang 3-1 atas Real Sociedad dalam laga pramusim di Stamford Bridge. Pemain berusia 23 tahun itu mencetak gol pembuka pada menit ketujuh dan mencatatkan rating 7.8 versi FotMob setelah melakukan 16 operan sukses dari 19 percobaan.

Sebelum pindah ke London Barat, Rogers membukukan 40 kontribusi gol dari 85 penampilan bersama Aston Villa serta membantu klub tersebut menjuarai Liga Europa. Manajer Chelsea, Xabi Alonso, menyambut positif kedatangan sang pemain yang dinilainya memberikan fleksibilitas taktik di lini serang.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author