Toy Story 5 Tembus Pendapatan Rp17,9 Triliun di Box Office Global

Share

Pencapaian fantastis kembali diukir oleh Pixar Animation Studios di panggung bioskop global. Film animasi terbarunya, Toy Story 5, secara resmi berhasil menembus pendapatan sebesar USD 1 miliar atau sekitar Rp17,9 triliun di box office dunia, dilansir dari Detikcom. Hasil luar biasa ini diraih pada akhir pekan keenam penayangan.

Tambahan pendapatan sebesar USD 34 juta secara global berhasil dikantongi, yang mencakup USD 10 juta dari pasar domestik Amerika Utara. Keberhasilan melampaui angka USD 1 miliar ini sebenarnya sudah terprediksi sejak awal rilis. Seri kelima waralaba ikonik ini langsung menunjukkan performa kuat sejak pekan perdana lewat pembukaan global spektakuler senilai USD 312 juta.

Toy Story 5 sukses mempertahankan posisinya sebagai tontonan keluarga utama sepanjang musim panas. Film ini mampu bertahan di tengah persaingan ketat dengan Minions & Monsters serta adaptasi live-action Moana.

Hasil tersebut menempatkan Toy Story 5 sebagai film ketiga yang berhasil menembus pendapatan USD 1 miliar pada periode penayangan ini, bergabung bersama Michael dan The Super Mario Galaxy Movie. Pencapaian besar ini melahirkan sejumlah rekor penting bagi Pixar dan waralaba Toy Story. Toy Story 5 menjadi karya Pixar keenam yang sukses menembus angka USD 1 miliar, mengikuti jejak Toy Story 3 (2010), Finding Dory (2016), Incredibles 2 (2018), Toy Story 4 (2019), dan Inside Out 2 (2024).

Tiga dari lima seri utama Toy Story, yakni Toy Story 3, Toy Story 4, dan Toy Story 5, kini resmi mencatatkan nama dalam klub film berpendapatan USD 1 miliar. Meski diproyeksikan tidak akan melampaui Inside Out 2, Toy Story 5 diperkirakan segera melewati total pendapatan Toy Story 4 sebesar USD 1,07 miliar untuk menjadi film terlaris sepanjang sejarah waralaba ini sejak rilis perdana pada 1995. Pencapaian ini sekaligus menjadi bukti kepiawaian Pixar dalam merawat kualitas waralaba utamanya. Cerita Woody dan Buzz yang sempat dinilai usai secara sempurna di Toy Story 3 terbukti tetap mampu dieksplorasi tanpa memicu stigma sekadar mencari keuntungan semata.

Isu Modern dan Respons Positif Penonton

Premis cerita yang relevan dengan isu modern menjadi salah satu pendorong utama kesuksesan film ini. Toy Story 5 mengangkat kekhawatiran terkait dominasi teknologi serta kecerdasan buatan (AI) pada anak-anak, bertepatan dengan momentum berbagai negara yang mulai mempertimbangkan larangan media sosial bagi anak di bawah umur.

Alur cerita berfokus pada mainan lama Andy di bawah kepemimpinan Jessie yang harus berhadapan dengan Lilypad, sebuah tablet mainan milik Bonnie. Pendekatan isu yang dekat dengan realitas sehari-hari ini membuat Toy Story 5 diterima hangat oleh penonton anak maupun dewasa, hingga mengantongi skor Rotten Tomatoes sebesar 92% dari kritikus dan 94% dari penonton.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author