Toronto FC Bersiap Jamu Charlotte FC Pada Laga MLS di BMO Field

Share

Toronto FC bersiap menjamu Charlotte FC dalam pertandingan babak reguler Major League Soccer (MLS) di BMO Field pada Rabu malam waktu setempat atau Kamis, 20 Agustus 2026 pagi WIB. Tuan rumah membidik hasil positif usai memutus rekor buruk 13 pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi.

Kemenangan 2-1 atas New England Revolution lewat gol Niklas Dorsch membawa klub berjuluk The Reds kini mengantongi rekor empat kemenangan, tujuh kekalahan, dan delapan hasil imbang musim ini. Di sisi lain, Charlotte FC datang membawa modal impresif usai meraih tiga kemenangan dari lima laga terakhir, termasuk menundukkan Columbus Crew 3-1.

Secara rekor pertemuan, Charlotte FC memegang keunggulan dominan dengan memenangi empat dari lima duel terakhir melawan Toronto FC. Sementara itu, tim tuan rumah baru mencatatkan satu kemenangan atas Charlotte FC tanpa pernah bermain imbang.

Struktur organisasi permainan sektor belakang menjadi fokus utama pelatih tuan rumah untuk membendung gempuran tim tamu.

"Saya pikir bagi kami menuju laga melawan Charlotte, ini adalah tentang struktur pertahanan dan pola pikir bertahan kami. Saya pikir kami telah melakukan beberapa hal yang sangat baik dengan bola selama beberapa minggu terakhir … tetapi jika kami tidak menghentikan tim lawan, kami tidak memberi diri kami kesempatan untuk melakukan itu," kata Robin Fraser, Pelatih Kepala Toronto FC.

Lini tengah Toronto FC dipastikan kehilangan Djordje Mihailovic akibat sanksi kartu merah dari laga sebelumnya, sementara kapten Jonathan Osorio masih dibekap cedera lutut. Sebaliknya, tim tamu siap menurunkan bintang asal Prancis, Allan Saint-Maximin, sejak menit awal.

"Saya berharap dapat membawa mentalitas pemenang itu, dan sekarang, kami harus pergi untuk menang melawan Toronto dan memenangkan pertandingan sebanyak mungkin untuk mencoba finis di empat besar," kata Allan Saint-Maximin, Pemain Charlotte FC.

Sektor pertahanan Toronto FC sebelumnya mendapat sorotan karena telah kebobolan 32 gol di musim reguler. Situasi tersebut sempat memicu optimisme dari barisan belakang saat menyambut rangkaian laga kandang pasca-jeda internasional.

"Laga-laga kandang yang kita miliki sekarang, terutama yang di awal ini, perlu kita amankan untuk menempatkan diri di jalur yang baik dan membawa klub ke dalam pola pikir menang, serta menjadikan BMO tempat di mana tiga poin menjadi satu-satunya hal di pikiran setiap orang saat melangkah ke stadion," kata Richie Laryea, bek sayap Toronto FC.

Kondisi kebugaran jajaran pemain yang berangsur pulih dari cedera dinilai menjadi kunci utama untuk mendongkrak performa tim di papan klasemen.

"Melihat kelompok pemain yang kami miliki saat ini adalah salah satu hal terbesar. Kami sekarang memiliki banyak pemain yang sehat, dan banyak pemain yang akan segera sehat kembali. Saya pikir itu membuat optimistis, dan di MLS kita tahu bahwa sekali Anda mulai melangkah ke arah yang baik, sangat mudah untuk membalikkan musim Anda," tutur Richie Laryea, bek sayap Toronto FC.

Kebangkitan pada periode musim panas dipandang sebagai momentum krusial yang kerap dimanfaatkan klub-klub MLS untuk mengamankan tiket fase gugur.

"Kita telah melihatnya berkali-kali. Kita telah melihatnya dari tahun ke tahun. Tim-tim mulai panas di sekitar waktu musim panas, dan sekarang mereka mampu membuat statistik bagus dan membawa diri mereka ke playoff. Jadi, kami akan berusaha melakukan hal yang sama persis," ucap Richie Laryea, bek sayap Toronto FC.

Atmosfer markas sendiri diharapkan mampu memberikan dorongan motivasi tambahan bagi skuad Toronto FC.

"Saya pikir seluruh kelompok sangat bersemangat untuk kembali bermain di BMO Field. Memainkan pertandingan pertama bagi Kanada di World Cup di BMO Field adalah pengalaman luar biasa, dan energinya sangat hebat di stadion. Jadi, saya berharap bisa melanjutkannya dari sana bersama para penggemar, di mana kami bisa mendapatkan penonton yang sangat baik di BMO Field, dan tancap gas untuk paruh kedua musim ini," tutur Richie Laryea, Bek Toronto FC.

Peluang menembus babak selanjutnya dinilai masih terbuka lebar mengingat jumlah pertandingan reguler yang tersisa masih cukup banyak.

"Ini adalah periode pertandingan yang penting bagi kami, dan kami masih memiliki 16 pertandingan tersisa untuk membuat dorongan yang bagus. Dalam skema besar, setelah tiga atau empat pertandingan, Anda mulai meraih tiga atau empat kemenangan dan kita akan membicarakan hal yang berbeda, jadi kami tahu tugas yang ada di depan kami. Dan saya sangat bersemangat untuk kembali ke BMO untuk mencoba membuat dorongan nyata," ujar Walker Zimmerman, bek tengah Toronto FC.

Kemenangan pada laga ini akan membawa Charlotte FC terus bersaing di papan atas Wilayah Timur, sementara Toronto FC berupaya memangkas jarak menuju zona playoff.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author