Masa Libur MotoGP 2026 Toprak Razgatlioglu Bernostalgia Bareng Motor Ayah

Share

Pembalap MotoGP Toprak Razgatlioglu memilih pulang ke tanah kelahirannya di Sakarya, Turki, pada masa jeda paruh musim 2026. Momen liburan tersebut dimanfaatkan olehnya untuk bernostalgia bersama sepeda motor peninggalan almarhum sang ayah.

Kunjungan ke kampung halaman ini menjadi ajang refleksi bagi Toprak sebelum ia kembali bersaing di lintasan Balap Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone pada 7 Agustus mendatang, sebagaimana dilansir dari Detik Oto.

Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, Toprak memamerkan foto dirinya bersama sebuah Yamaha R1 keluaran 2002. Motor sport legendaris itu menyimpan memori mendalam tentang masa kecilnya bersama almarhum ayahnya, Arif Razgatlıoğlu.

Bagi Toprak, kendaraan tua tersebut bukan sekadar barang koleksi biasa. Motor itu menjadi simbol ikatan batin yang mengawali kariernya hingga mampu menembus jajaran pembalap papan atas dunia.

"Masa kecilku dihabiskan bersama sepeda motor ini: menyimpan kenangan yang sangat berharga dan tak terlupakan, dan akan selalu disimpan sebagai kenang-kenangan untuk mengenang ayahku," tulis Toprak dalam akun instagram pribadinya.

Sebagai bentuk penghormatan atas pesan almarhum, Toprak juga kerap menyematkan inisial T.T.A yang merujuk pada julukan sang ayah, Tek Teker Arif, di helm balapnya.

Jejak Sang Ayah dan Perjalanan Karier Toprak

Di dunia otomotif Turki, sosok Arif Razgatlıoğlu dikenal sangat legendaris. Ia memperoleh julukan "Tek Teker Arif" atau Arif Si Roda Satu karena kemahirannya melakukan aksi stunt dan wheelie ekstrem yang langka pada masa itu.

Arif telah mengenalkan dan mengajari Toprak mengendarai motor bertenaga besar sejak putranya masih berusia 7 tahun. Keduanya bahkan berulang kali tampil bersama dalam beragam pertunjukan aksi motor.

Kendati demikian, Toprak memilih jalan karier yang berbeda dari ayahnya. Ia enggan menjadi stuntman dan justru bertekad meniti karier sebagai pembalap profesional.

Peristiwa memilukan menghampiri kehidupan Toprak pada 2017 ketika sang ayah meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Gazipaşa, Antalya, Turki. Tragedi tersebut terjadi hanya beberapa bulan sebelum debutnya di World Superbike (WorldSBK) 2018.

Duka mendalam itu diubahnya menjadi pendorong semangat hingga ia berhasil mengoleksi tiga gelar juara dunia WorldSBK, sebelum akhirnya resmi naik kelas ke ajang utama MotoGP pada musim 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author