Timnas Voli Putri Indonesia Hadapi Thailand di SEA V Cup 2026
Tim nasional voli putri Indonesia menghadapi tantangan berat melawan Thailand pada laga pembuka leg pertama SEA V Cup 2026 di Dong Anh Gymnasium, Hanoi, Vietnam, Jumat (31/7/2026) pukul 16.00 WIB.
Pertandingan ini disiarkan secara langsung melalui saluran Moji dan platform streaming Vidio. Skuad asuhan Marcos Sugiyama berupaya mematahkan catatan belum pernah menang atas Thailand sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di ajang SEA V Cup.
Pada edisi sebelumnya, Garuda Pertiwi menelan dua kali kekalahan dari Thailand. Indonesia kalah 1-3 pada leg pertama dan kembali takluk 0-3 saat melakoni laga leg kedua.
Di sisi lain, Thailand membawa komposisi pemain yang mengombinasikan pilar senior dan penggawa muda. Pelatih Kiattipong Radchatagriengkai memanggil middle blocker Kanyarat Khunmuang untuk memperkuat benteng pertahanan Thailand bersama Kaewkalaya Kamulthala, Wimonrat Thanapan, dan Waruni Kanram.
Kanyarat Khunmuang yang lahir pada 14 Oktober 2002 memiliki tinggi badan 185 cm dengan jangkauan spike 296 cm serta block 290 cm. Pemain asal klub Supreme Chonburi tersebut sebelumnya mencatatkan empat penampilan di ajang VNL 2026 saat Thailand berhadapan dengan Belgia, Ceko, Brasil, dan Turkiye.
Selain persaingan sektor putri, tim nasional voli putra Indonesia baru saja menyelesaikan kiprah mereka pada SEA V Cup 2026 seri kedua di Jakarta International Velodrome. Skuad Garuda memutus turnamen di peringkat ketiga setelah mengalahkan Kamboja dengan skor 3-1 (25-18, 19-25, 25-20, 26-24) usai sebelumnya kalah 1-3 dari Vietnam di babak semifinal.
Hasil positif atas Kamboja membuat koleksi angka Indonesia bertambah menjadi 102,51 poin. Tambahan ini mengukuhkan posisi Indonesia di peringkat ke-44 dunia berdasarkan ranking resmi FIVB per Kamis (30/7/2026), sekaligus menempati urutan kedelapan di Asia dan posisi teratas untuk kawasan Asia Tenggara.
Pelatih kepala tim putra Indonesia, Reidel Toiran, memberikan apresiasi tinggi kepada anak asuhnya di tengah kondisi fisik yang terkuras akibat jadwal kompetisi yang padat.
"Saya harus memberikan apresiasi kepada para atlet Indonesia. Mereka benar-benar luar biasa. Saya sampai sekarang tidak mau banyak bicara, karena semua bisa melihat sendiri kondisi fisik para pemain sudah menurun," ujar Reidel Toiran, pelatih kepala Timnas Voli Putra Indonesia.
Ia menambahkan bahwa keikutsertaan di ajang AVC Men's Volleyball Cup 2026 di India serta seri pertama di Filipina menjadi faktor utama penurunan kondisi fisik para pemainnya.
"Setelah tampil di India, kondisi pemain pasti menurun karena kompetisinya sangat berat dan fisik mereka terkuras. Tapi saya tetap memberikan apresiasi kepada para pemain Indonesia. Hari ini mereka masih bisa bertahan kendati kondisinya memang tidak bisa dipaksakan terlalu lama," kata Reidel Toiran, pelatih asal Kuba tersebut.
Usai merampungkan ajang SEA V Cup 2026, para pemain tim putra dijadwalkan kembali menjalani pemusatan latihan pada 5 Agustus 2026. Skuad putra disiapkan melakoni laga uji coba internasional melawan India dan Vietnam guna menghadapi ajang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.