Timnas Prancis Kalahkan Irlandia Utara Melalui Tiga Gol Michael Olise

Share

Tim nasional Prancis sukses menaklukkan Irlandia Utara dengan skor 3-1 dalam pertandingan uji coba terakhir menjelang Piala Dunia yang berlangsung di Stadion Pierre-Mauroy pada Senin, 9 Juni 2026.

Kemenangan skuad Les Bleus dipastikan melalui torehan tiga gol atau hat-trick dari gelandang Michael Olise yang tampil mendominasi sepanjang pertandingan. Performa apik Olise menjadi pembeda di saat barisan pertahanan Prancis sempat tampil kurang meyakinkan setelah kebobolan gol pertama Patrick Kelly di tingkat internasional.

Di sisi lain, performa lini serang Prancis mendapatkan sorotan tajam dari para pengamat, terutama penampilan penyerang sayap Ousmane Dembele yang dinilai tidak impresif. Pemain Paris Saint-Germain tersebut dinilai minim kontribusi dan kesulitan membangun kerja sama yang padu bersama Kylian Mbappe serta Desire Doue, meskipun Mbappe sempat mencetak gol pada menit ke-21 yang kemudian dianulir wasit.

Kritik tajam salah satunya datang dari pengamat sepak bola Bixente Lizarazu yang menyoroti adanya sejumlah kesalahan mendasar dan posisi bermain Dembele yang tidak stabil sepanjang laga berlangsung. Kendati demikian, Dembele mengutarakan pandangan yang sepenuhnya berbeda mengenai penampilannya di atas lapangan.

"Moi je me suis bien senti," kata Dembele kepada stasiun televisi TF1.

Pemain bernomor punggung 7 tersebut menganggap kekhawatiran publik tidak beralasan karena dirinya merasa nyaman dengan pergerakan ofensif tim yang dinamis.

"On a très bien négocié ce deuxième match, on retrouve des sensations et on va arriver prêts aux États-Unis," ujar Dembele.

Dembele menambahkan bahwa skema penyerangan yang melibatkan dirinya bersama Kylian Mbappe, Michael Olise, dan Desire Doue sengaja menerapkan strategi sering berpindah posisi.

"Moi je se suis bien senti, je suis content de l’animation offensive. Avec Kylian, Michaël Olise et Désiré Doué, on dézone beaucoup, ça n’a pas beaucoup d’importance où on joue," kata Dembele menambahkan.

Performa lini depan yang dinilai kurang tajam ini langsung direspons oleh pelatih kepala Prancis, Didier Deschamps. Dalam pertandingan yang menjadi laga terakhirnya di tanah Prancis sebagai arsitek tim nasional tersebut, Deschamps pasang badan membela pemainnya yang baru saja menjuarai Liga Champions bersama PSG.

"Je ne peux pas leur reprocher d’être dans la gestion par rapport à ce qui nous attend," kata Deschamps.

Timnas Prancis kini menyisakan waktu delapan hari untuk mengevaluasi tim sebelum menghadapi tantangan berat dari Senegal yang dipimpin Pape Thiaw pada pertandingan perdana tanggal 16 Juni 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author