Timnas Prancis Bersiap Hadapi Norwegia di Piala Dunia 2026

Share

Tim nasional Prancis dijadwalkan menghadapi tantangan dari timnas Norwegia di Stadion Gillette, Foxborough, Amerika Serikat, pada Sabtu (27/6/2026) dini hari WIB demi menentukan juara Grup I Piala Dunia 2026.

Pertandingan krusial ini mempertemukan dua tim yang sama-sama telah mengemas enam poin dari dua laga awal dan sudah dipastikan lolos ke babak 32 besar. Dilansir dari jurnas.com, Prancis saat ini memimpin klasemen karena unggul selisih gol setelah mengalahkan Senegal -1 dan Irak 3-0, sedangkan Norwegia menguntit di posisi kedua seusai menekuk Irak 4-1 dan Senegal 3-2.

Prancis hanya membutuhkan hasil imbang untuk mempertahankan posisi puncak, sementara Norwegia wajib menang jika ingin mengudeta posisi tersebut. Menjelang laga berat di Boston ini, bek tengah Prancis Dayot Upamecano memaparkan strategi pertahanannya untuk meredam penyerang tajam Norwegia, Erling Haaland, yang telah mencetak empat gol sepanjang kompetisi.

Upamecano menegaskan perlunya konsentrasi penuh dan kesadaran spasial yang sempurna untuk mengawal penyerang berbahaya tersebut sepanjang pertandingan. Laga ini juga menjadi momen reuni bagi kedua pemain yang sebelumnya sempat bertemu pada babak gugur Liga Champions bulan April 2023.

"Saat menghadapi Haaland, Anda harus selalu mengawasinya dengan satu mata, melacak posisinya, dan mengawasi pemain yang menguasai bola dengan mata lainnya, meskipun Anda tidak dalam keadaan kalah jumlah." kata Dayot Upamecano, Bek Prancis.

Upamecano menambahkan bahwa Haaland merupakan sosok pemain yang sangat eksplosif pada beberapa yard pertama, serupa dengan penyerang Prancis, Kylian Mbappe.

"Dia hanya butuh sepersekian detik untuk mengubah arah. Jadi, Anda harus selalu mengawasinya. Jika Anda tidak bisa mengantisipasi sentuhan pertamanya dan mencegahnya mendapatkan bola, Anda harus mencoba memaksanya ke sisi lapangan.

Dia adalah pemain yang menyukai pertarungan fisik, dan saya pun demikian. Namun terkadang Anda harus mengelola situasi, mengarahkan dia ke sayap, dan menutup sudut tembakannya." tambah Dayot Upamecano, Bek Prancis.

Pemain belakang asal klub Bayern Munich tersebut menilai orientasi serta postur tubuh yang tepat menjadi kunci utama ketika berhadapan dengan lawan yang sangat agresif.

"Saat tim lawan melakukan lemparan ke dalam, selalu lebih baik untuk melakukan penjagaan ganda terhadapnya. Pemain bebas di tim kami, biasanya bek sayap, tidak boleh terlalu jauh di depannya, dan saya harus tetap berada tepat di belakangnya, cukup dekat, tetapi tanpa mengawalnya terlalu ketat. Sulit untuk mencoba mengantisipasi atau menghalangi jalannya karena dia sangat kuat.

Melawannya, selalu menjadi pertarungan yang sesungguhnya. " tutur Dayot Upamecano, Bek Prancis.

Menurutnya, mengawal lini depan Norwegia lebih membutuhkan antisipasi pergerakan yang taktis ketimbang sekadar adu kekuatan fisik di lapangan.

"Hal terpenting dalam duel dengannya adalah posisi awal dan postur tubuh Anda, sehingga Anda selalu bisa melihat bola dan dirinya. Jika dia berhasil lepas dari Anda, sulit untuk mengejarnya karena dia sangat cepat. " jelas Dayot Upamecano, Bek Prancis.

Upamecano juga mengingatkan rekan-rekannya agar tidak hanya terfokus pada satu pemain saja, melainkan tetap mewaspadai penyerang Norwegia lainnya.

"Paradoksnya, menghadapi Haaland lebih merupakan pertarungan gerakan daripada pertarungan fisik murni. Kamu harus siap di setiap langkah dan memperhatikan di mana dia berada. Kita semua tahu dia tidak akan menyentuh bola sebanyak 50 kali. Dia hanya akan menguasai bola dua atau tiga kali, tapi dia akan memainkan dua atau tiga kesempatan itu dengan 100%, jadi kamu pun harus berada di level 100%." ungkap Dayot Upamecano, Bek Prancis.

Prancis memiliki catatan historis yang dominan dengan mengemas tujuh kemenangan dari 15 pertemuan melawan Norwegia, sementara Norwegia hanya menang empat kali dan empat laga sisa berakhir imbang.

"Tapi hati-hati — Haaland memang pemain yang luar biasa, tapi jangan lupakan [Alexander] Sorloth, yang pernah bermain bersama saya di Leipzig. Dia sangat kuat, sangat cepat, dan tendangannya sangat keras." pungkas Dayot Upamecano, Bek Prancis.

Antusiasme pendukung Les Bleus juga terasa di Paris, di mana tempat-tempat seperti Urban Sports Bar, Boom Boom Villette, dan area fan zone gratis di depan Geode Taman Villette telah bersiap menayangkan laga ini pada 26 Juni 2026 pukul 21.00 waktu setempat.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author