Timnas Jepang Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Kalah dari Brasil
Tim Nasional Jepang dipastikan tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan 2-1 dari Brasil pada pertandingan di Houston Stadium, Texas, Amerika Serikat, Selasa (30/6/2026) dinihari WIB, seperti dilansir dari HaiBunda.
Hasil tersebut membuat Jepang menyudahi turnamen dengan hanya mengemas 5 poin dari total 4 laga. Tim Negeri Sakura sebenarnya sempat memimpin pada babak pertama melalui gol Kaishu Sano, sebelum Brasil membalikkan keadaan lewat Casemiro dan Gabriel Martinelli pada babak injury time.
Kekalahan dramatis ini membuat penjaga gawang utama Jepang, Zion Suzuki, merasa bersalah atas kegagalan timnya membendung serangan lawan hingga menit terakhir pertandingan.
"Paling menyakitkan adalah hasil yang tidak sesuai harapan, di mana kami tidak bisa meraih kemenangan. Kami berjuang hingga akhir, tetapi pada harus menerima kekalahan. Ini perasaan yang sangat sulit," kata Suzuki seperti dikutip dari situs resmi FIFA.
Kiper berusia 23 tahun tersebut menyadari performanya di bawah mistar gawang masih membutuhkan banyak evaluasi pascapertandingan krusial tersebut.
"Secara pribadi, saya merasa seharusnya bisa mencegah gol-gol yang bikin kami kebobolan. Saya masih belum cukup baik, dan saya tidak bisa melakukan penyelamatan yang dibutuhkan tim di saat-saat paling penting. Saya tahu saya masih perlu banyak berkembang," sambung Suzuki.
Pemain klub Italia Parma yang memiliki darah keturunan Ghana-Jepang ini lahir di New Jersey, Amerika Serikat, namun memilih memperkuat Jepang sejak merintis karier di akademi Urawa Red Diamonds. Berdasarkan laporan The Economic Times, Suzuki mencatatkan 57 penampilan bersama Parma di liga utama Italia di bawah asuhan Carlos Cuesta sebelum menjadi pilihan utama di Piala Dunia 2026.
"Berkompetisi di panggung ini (Piala Dunia) adalah sesuatu yang harus saya jadikan motivasi. Secara emosional masih sulit untuk menatap turnamen berikutnya, tetapi pasti akan ada kesempatan berikutnya, jadi saya ingin mengukir pengalaman ini di hati saya dan terus maju," kata Suzuki.