Timnas Indonesia U-19 Raih Peringkat Ketiga Piala AFF U-19 2026
Timnas Indonesia U-19 berhasil mengamankan peringkat ketiga dalam ajang Piala AFF U-19 2026 setelah menundukkan Kamboja pada pertandingan Sabtu (13-6-2026) di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang. Pencapaian ini menjadi modal evaluasi penting bagi skuad Garuda Muda sebelum melangkah ke turnamen berikutnya.
Gol tunggal kemenangan Indonesia dicetak oleh Algazani Dwi Sugandi pada menit ke-62. Dilansir dari Bola, hasil ini membuat Indonesia mencatat sejarah empat kali finis di urutan ketiga pada edisi Piala AFF U-19 tahun 2017, 2018, 2019, dan 2026.
Sepanjang kompetisi, performa anak asuh Nova Arianto ini terbilang cukup menjanjikan dengan mengemas empat kemenangan dari lima laga serta mencetak sembilan gol dan kebobolan dua kali. Garuda Muda berturut-turut mengalahkan Myanmar, Timor Leste, Vietnam, dan Kamboja, dengan satu-satunya kekalahan didapat dari Australia.
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, menegaskan bahwa hasil di turnamen ini bukanlah akhir dari perjalanan tim, melainkan sarana untuk menguji komposisi pemain yang ada.
"Kegagalan bukan membuat kami menyerah, tetapi bagaimana kami bisa memperbaiki kekurangan yang ada untuk kami bisa lebih siap menuju Qualification Asian Cup U-20," ujar Nova Arianto, Pelatih Timnas Indonesia U-19 melalui akun Instagram pribadinya, Minggu (14-6-2026).
Nova menambahkan bahwa turnamen regional ini menjadi wadah seleksi yang tepat guna membentuk kerangka tim yang solid.
"Piala AFF U-19 adalah kesempatan kami untuk mencoba semua pemain yang ada untuk mencari komposisi pemain terbaik yang bisa kami bawa menuju persiapan Qualificatiion Asian Cup U-20," imbuhnya Nova Arianto.
Setelah kompetisi ini selesai, fokus utama tim langsung dialihkan ke Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Timnas Indonesia U-19 berada di Grup H bersama tantangan berat lainnya dari Australia, Malaysia, dan Laos.
Langkah perbaikan performa akan segera disusun melalui program latihan dan peningkatan intensitas pertandingan.
"Evaluasi akan dilakukan termasuk mencoba kesempatan untuk menambah jam terbang pemain di uji coba internasional karena pastinya dengan makin banyak jam terbang internasional pemain akan bisa lebih cepat berkembang dan beradpatasi dengan situasi pertandingan dengan level yang berbeda," kata Nova Arianto.
Juru taktik berusia 46 tahun tersebut juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh elemen tim yang terlibat sebelum masa rehat menjelang pemusatan latihan berikutnya.
"Terima kasih pemain, coaching staff dan official atas semua usaha dan kerja keras yang dilakukan dan selamat beristirahat sebelum kami memasuki training camp U-20 selanjutnya," kata Nova Arianto.