Timnas Indonesia U-19 Bidik Kemenangan Kontra Timor Leste di Piala AFF U-19 2026

Share

Timnas Indonesia U-19 bersiap melanjutkan perjuangan di babak penyisihan Grup A Piala AFF U-19 2026 dengan menghadapi Timor Leste pada laga kedua. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (4/6/2026) pukul 20.00 WIB ini menjadi momentum penting bagi Skuad Garuda Muda untuk mengamankan poin penuh berikutnya.

Dikutip dari Bola, pencinta sepak bola tanah air dapat menyaksikan jalannya pertandingan ini melalui siaran langsung di stasiun televisi SCTV dan Indosiar, serta layanan live streaming di Vidio.

Sebelumnya, anak asuh Nova Arianto sukses mengamankan kemenangan telak 3-0 atas Myanmar pada pertandingan perdana Grup A. Hasil positif tersebut menjadi modal berharga sekaligus pembakar semangat Timnas Indonesia U-19 untuk kembali meraih tiga poin saat meladeni perlawanan Timor Leste.

Kendati berhasil memetik kemenangan besar pada laga pembuka, pelatih Nova Arianto mengutarakan sedikit kekecewaan terhadap performa anak asuhnya. Nova menilai jalannya pertandingan melawan Myanmar U-19 tidak sekadar urusan skor, melainkan ada kendala mental yang dihadapi para pemain di lapangan.

Skuad Garuda Muda kedapatan tampil gugup yang berujung pada beberapa kali kesalahan elementer serta kegagalan dalam memaksimalkan peluang emas di depan gawang lawan.

"Pastinya kita bersyukur karena bisa meraih tiga poin. Sekali lagi, sejak awal saya sudah mengatakan bahwa pertandingan ini tidak pernah mudah," ucap Nova ketika diwawancarai SCTV selepas pertandingan.

"Apalagi ini pertandingan pertama, di mana para pemain masih merasakan nervous dan tekanan secara mental. Saya bisa memahami hal itu," sambungnya.

Kini fokus sepenuhnya dialihkan untuk menghadapi tantangan Timor Leste. Di atas kertas, kualitas Timnas Indonesia U-19 memang lebih diunggulkan untuk memenangi duel ini, namun kewaspadaan tinggi tetap menjadi catatan utama bagi Skuad Garuda Muda agar tidak kecolongan.

Nova Arianto menegaskan bahwa dirinya tidak ingin para pemain merasa terbebani oleh status sebagai juara bertahan di turnamen ini. Walaupun Indonesia sukses mengangkat trofi pada edisi 2025 bersama pelatih Indra Sjafri, fokus utama tim saat ini adalah menjaga konsistensi permainan dari satu laga ke laga berikutnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author